Melly Bradley Ikuti Jejak Lucinta Luna, Operasi Kelamin Seharga 1 Unit Mobil

16 Apr 2018 15:10 Gosip Artis

Sejak awal kemunculannya dengan menyebarkan video operasi kelamin Lucinta Luna, Melly Bradley memang tak menutupi bahwa dulunya, dia adalah seorang laki-laki.

Bahkan, dalam bio akun media sosialnya, Melly tak segan-segan menuliskan jika dirinya adalah seorang transwoman.

Nah, soal operasi kelamin alias sex change surgery yang kabarnya dilakukan oleh Lucinta Luna, ternyata Melly juga mengaku sudah melakukannya.

Belum lama, ia melakukan operasi kelamin sekitar Februari 2018 lalu. Bukan di Indonesia, melainkan di Bangkok, Thailand.

Dalam acara tanya jawabnya dengan YouTuber Karin Novilda alias Awkarin, Melly mengaku merogoh kocek sangat dalam untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang wanita secara fisik.

Gelontorkan duit Rp 200 juta untuk operasi kelamin foto kapanlagicom
Gelontorkan duit Rp 200 juta untuk operasi kelamin. foto: kapanlagi.com

Menurut Melly, harga operasi itu jauh lebih mahal ketimbang harga mobilnya sendiri. “Ini (operasi kelamin) lebih mahal dari harga mobil aku, sedih sebenarnya kalau ditanyain begitu ya. Sedihnya ingat-ingat harga itu dengan kwitansi itu kan,” kata Melly Bradley dengan gaya kemayunya.

Jika menyimak pengakuan Melly soal harga operasi kelamin yang sudah dikeluarkannya, kita memang akan geleng kepala. Bayangkan saja, Melly rela menggelontorkan uang ratusan juta hanya untuk hal itu.

“Itu harganya kalau operasinya saja, aku bayar pakai USD tadinya dia minta 13,000 USD tapi mereka discount 500 USD jadi 12,500 USD,” kata Melly.

“Jadi kemarin totalnya operasi (kelamin) itu Rp 171 juta-an itu exclude psikiater dua orang, sekitar 3 jutaan (Rupiah),” beber Melly.

Tak sampai di situ, Melly tak hanya mengeluarkan dana untuk operasi kelamin saja, melainkan akomodasinya selama dia berada di Bangkok.

“Untuk operasinya saja itu Rp 175 juta, belum untuk akomodasi, makan, hotel selama tiga minggu, aku habis Rp 200 jutaan lebih deh,” kata Melly.

Sampai saat ini, Melly mengaku masih dalam tahap penyembuhan. Namun, transgender yang tinggal di Australia sejak tahun 2015 itu, memilih untuk menjalani proses penyembuhannya di Jakarta. (*)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini