Melihat Garasi Mobil Mewah Para Koruptor Sebelum Dilelang

21 Jul 2018 05:48 Nasional

Ada sebanyak 50 kendaraan yang terdiri dari 48 mobil mulai dari Toyota Innova, Toyota Crown, sampai Mini dan Mercedes-Benz, serta 2 moge Harley-Davidson di sebuah garasi di kawasan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Ya, itulah penampakanndari Garasi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Selatan atau Direktorat Jenderal Imigrasi.

Menariknya, hampir 95 persen kendaraan sitaan di sana milik terpidana korupsi Tubagus Chaeri Wardana atau biasa disapa Wawan. Ia merupakan suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diany dan juga adik Ratu Atut Chosiyah.

Secara keseluruhan, kondisi mobil masih sangat baik. Hampir semuanya juga selalu dipanaskan tiap pagi.

Namun tak dipungkiri, karat dan debu tak bisa dihindari karena kendaraan mewah itu sudah cukup lama berada di garasi tanpa selimut.

Misal saja dua MINI Countryman milik Wawan. Meski secara tampilan masih segar nan cantik, di beberapa bagian sudah ada karat. BMW X1-nya pun terlihat kusam.

Selain itu, ada mobil mewah milik Fuad Amin yakni Toyota Camry Hybrid dan 2 Mercedes-Benz serta satu Toyota Crown atas nama perkara Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Salah satu mobil milik mantan Ketua Mahkamah Konstitusi MK dilelang
Salah satu mobil milik mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dilelang.

Nah, ada kabar baik buat ‘pemburu’ mobil lelang. Pasalnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang sebagian dari barang sitaan kendaraan mewah yang diparkir itu pada Rabu, 25 Juli mendatang.

Mobil yang akan dilelang adalah Mercedes-Benz S 350 CGI dan Toyota Crown Athlete. Kedua mobil tersebut buatan tahun 2013. Kedua mobil tersebut milik Akil Mochtar yang dihukum penjara seumur hidup.

Mobil SUV MercedezBenz GL400 AT juga ikut dilelang
Mobil SUV Mercedez-Benz GL400 AT juga ikut dilelang.

Lalu ada mobil SUV Mercedez-Benz GL400 AT buatan tahun 2014. Mobil ini milik Bupati non aktif Banyuasin Yan Anton.

Mobil itu masing-masing akan dilelang dengan harga awal Rp 600 jutaan sampai Rp 900 jutaan. Bagi peminat dapat menghubungi KPKNL terkait atau Call Center DJKN di nomor (021) 500991. (yas)

Reporter/Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini