Sekumpulan balon turun dari langit yang menjadi rebutan warga Manggis, Kecamatan Puncu, Kediri. Balon diduga berisi zat kimia yang membakar kulit wajah, tangan, dan tubuh warga yang berebut. (Foto: Istimewa)

Kasus Ledakan Balon di Puncu, Polisi Periksa Tiga Saksi

Jawa Timur 22 October 2019 19:25 WIB

Polres Kediri terus mendalami kasus meletusnya balon di Kecamatan Puncu, Kediri yang sebabkan lima orang terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Kasubag Humas Polres Kediri, AKP Purnomo menjelaskan, polisi telah memeriksa tiga orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Mereka dimintai keterangan seputer kejadian tersebut.

"Ada sejumlah saksi yang kita periksa untuk dimintai keterangan, kejadian meletusnya balon. Mereka warga setempat," kata Purnomo, Selasa 22 Oktober 2019.

Saksi yang diperiksa adalah Agus Subroto, 45 tahun, Polhut RPH Manggis, warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu; Zainal Arifin, 49 tahun, Kepala RPH Manggis, warga Gadungan Timur, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu dan Sumarlin, 42 tahun, Kepala Dusun Manggis, Desa Manggis, Kecamatan Puncu. 

Dikatakan Purnomo, ini masih penyelidikan awal. Sehingga belum diketahui siapa pelaku pengirim balon yang diduga berisi zat kimia. "Belum ada (tersangka). Ini masih penyelidikan awal," katanya.  

Satu dari 4  korban letusan balon yang dirawat di RSUD Pare Foto IstimewaSatu dari 4 korban letusan balon yang dirawat di RSUD Pare. (Foto; Istimewa)

Diberitakan sebelumnya, akibat letusan balon yang jatuh di Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Selasa, 22 Oktober 2019 sebabkan lima orang alami luka bakar. Mereka dirawat di Rumah Sakit HVA dan RSUD Pare, Kediri.

Para korban itu adalah Juwanto, 34 tahun, Winarko, 38 tahun, Sutiono, 39 tahun, Mukidi 48 tahun, Zaki, 10 tahun.

Kejadian ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB, ketika warga Dusun Manggis Desa Manggis Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri sedang menggelar kegiatan kerja bakti, melihat ada sekumpulan balon tersangkut di pohon sengon. Balon yang bertuliskan "Selamat Hari Santri" itu tertulis dari salah satu yayasan pendidikan di Singosari, Malang. 

Warga beramai-ramai berebut balon tersebut. Mereka mengira balon itu berisi uang. Perlahan balon diturunkan dari atas pohon sengon. Ketika dipecahkan, balon meletus dan gas yang ada di dalam mengenai tangan dan wajah para korban.

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 20:05 WIB

Cegah Penolakan Jenazah Covid-19, Babinsa Kediri Dapat Pelatihan

Jawa Timur

Babinkamtibmas dibekali pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19.

12 Jul 2020 21:17 WIB

Kreativitas Muda di Kediri Dirikan Usaha Variasi Sepeda Mini Trek

Feature

Komunitas muda di Kota Kediri mendirikan usaha variasi sepeda ontel.

11 Jul 2020 20:45 WIB

Pasca Rekom Turun, Dito Ikuti Rapat Konsolidasi Partai

Politik

Ia mengikuti rapat kondolidasi partai PDIP Kabupaten Kediri

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...