Melawan Kurangnya Kepercayaan ke Media Online

Catatan Arif Afandi 02 March 2018 14:36 WIB

Hampir seluruh tim redaksi Ngopibareng (Ngopibareng.id) nyaris seminggu susah tidur. Sumbernya adalah salah satu berita yang tidak terlalu kuat secara jurnalistik tiba-tiba menjadi viral berhari-hari. Padahal, berita itu termuat tahun lalu.

''Ada fenomena aneh ini,'' kata Okky Tri Hutomo, Direktur IT Ngopibareng.id. Ia pun lantas mengerahkan anak buahnya melacak secara digital. Siapa saja yang memviralkan berita lama tersebut? Ketemu.

Kami berhasil melacak siapa yang memviralkan sekaligus bisa menganalisa kepentingan pihak-pihak yang memviralkan berita tersebut. Meski dari sisi pembaca ngopibareng meningkat tajam, kami tidak gembira. Justru yang seperti ini kami tidak menginginkan.

Sejak portal berita yang berbasis di Surabaya ini didirikan, kami bertekad membangun media online yang terpercaya. Menyajikan berita-berita informatif, mendidik, menghibur dengan mengacu pada prinsip-prinsip jurnalistik yang benar.

Ini bukan semata-mata karena kurangnya kepercayaan pembaca berita ke media online. Tapi lebih karena visi yang telah kami tetapkan sejak awal pendirian portal berita ini. Kami ingin membangun sebuah portal berita yang terpercaya dan menjadi rujukan utama, khususnya di Indonesia Timur.

Sejak uji coba terbit 1 Januari 2017 dan resmi menjadi perusahaan media 21 Juni 2017, Ngopibareng selalu berusaha konsisten dengan jurnalisme yang benar. Berusaha untuk menulis berita yang terkonfirmasi dan menghindari berita-berita hoak.

Idealisme ini didukung penuh tim redaksi yang dipunggawai M. Anis. Sebagai pemimpin redaksi, dia adalah jurnalis senior yang idealis dan sangat disegani. Mengawali karirnya sebagai wartawan Memorandum, ia merupakan jurnalis dengan berbagai prestasi. Beberapa kali memenangkan penghargaan di bidang jurnalistik. Misalnya, ia memenangi Piala Prapanca sampai tiga kali.

Cak Anis --demikian ia biasa dipanggil-- didukung oleh para wartawan yang juga sangat konsisten dengan prinsip-prinsip jurnalistik. Mereka akan memperjuangkan kebenaran jurnalistik sampai titik akhir. Jika menemukan sesuatu yang menyimpang dari kepatutan publik cenderung dikupas sampai habis.

Suatu ketika, tim wartawan ngopibareng membongkar kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat. Berita itu menjadi laporan berhari-hari sampai kebijakan yang salah tersebut dikoreksi. Kami keukuh dengan kebenaran yang kami perjuangkan meski banyak pihak yang ingin pemberitaan kami berhenti dengan imbalan menggiurkan.

Tidak hanya itu. Soal sumber berita dari luar Surabaya. Selain mengandalkan koresponden, kami tidak mau sekadar asal comot. Kami berlangganan kantor berita untuk menjaga kecenderungan media online asal comot informasi. Berita-berita kepresidenan maupun wakil presiden juga mendapatkan dari sumber resmi dan terpercaya.

Dalam usianya yang seumur jagung, Ngopibareng telah berhasil mengungkap sejumlah kebijakan pemerintah yang tidak benar sampai mereka mengoreksi kebijakannya tersebut. Sikap jurnalistik seperti inilah yang membuat ngopibareng dalam waktu singkat memperoleh kepercayaan publik.

Buktinya, hanya dalam waktu 6 bulan, Ngpibareng berhasil menjadi portal berita dengan ranking Alexa tertinggi di Jawa Timur. Bahkan, mengalahkan sejumlah media online yang telah terbit belasan tahun sebelumnya. Alhamdulillah.

Kepercayaan publik ini juga terlihat dari perkembangan visitor tetapnya maupun tingginya pageview (halaman yang dilihat) pembaca. Karena itulah, sejumlah portal jaringan dari Jakarta banyak yang menawarkan untuk bekerjasama.

Tentu, dengan visi dan idealisme seperti itu, bukan berarti kami tidak pernah melakukan kesalahan. Apa pun wartawan adalah manusia biasa. Tidak akan lepas dari kesalahan. Apalagi, ritme jurnalistik media online membutuhkan kecepatan. Bahkan mendekati real time.

Namun, itu bukan berarti kami menjadikan apologi setiap kesalahan yang mungkin diperbuat tim redaksi. Kami telah membiasakan untuk segera melakukan evaluasi dan koreksi untuk setiap kesalahan yang terjadi. Lalu berusaha untuk tidak mengulangi lagi.

Kepercayaan publik yang telah terbangun ini akan kami jaga selamanya. Sebab, kami tidak hanya ingin menjadikan ngopibareng sebagai media yang mengejar ranking dan trafict pembaca, melainkan menjadi media yang terpercaya.

Tentu juga menjadi portal berita yang mampu menjadi mitra bisnis sejumlah perusahaan yang ingin mengembangkan usahanya. Dipercaya publik sebagai portal berita, juga dipercaya korporasi dan mitra bisnis untuk mengembangkan usahanya.

Yang pasti, berita-berita kami akan selalu sehangat dan senikmat kopi. Enak dibaca dan selalu menjadi yang terbaru. ([email protected])

Penulis : Azhari

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Jun 2020 06:04 WIB

New Normal Surabaya, Cegah Virus Bukan Jaga Malam

Arif Afandi

Perlu perubahan strategi komunikasi publik tentang Covid menuju new normal

23 May 2020 04:42 WIB

Tangani Pagebluk Covid Tak Cukup Jadi Panitia Zakat

Arif Afandi

Perlu komitem penuh pemerintah daerah dalam menangani pandemi Covid-19.

11 May 2020 14:07 WIB

Peserta Kontes Foto WFH Tembus 200 dengan 372 Karya

Surabaya

Respon publik terhadap Kontes Foto WFH ternyata amat besar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...