Lampui Target, Peserta Festival Beasiswa Nusantara Membludak

25 Nov 2018 11:24 Nasional

Peserta Festival Beasiswa Nusantara di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen Jakarta, melampui terget.

Semula, Festival Beasiswa Nusantara ini ditargetkan 15 ribu sampai 30 ribu peserta, namun kenyataannya, peserta yang hadir sampai Minggu 25 November 2018 lebih dari 40 ribu peserta.

“Begitu antusiasnya anak-anak kita mengenai pendidikan. Ini bukti generasi muda sangat ingin menyongsong masa depan yang lebih baik, mudah-mudahan acara ini bisa berjalan aman dan lancar,” kata Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, kepada Ngopibareng.id, di Gedung Nusantara IV MPR/DPR Senayan, Jakarta, 25 November.

Festival beasiswa ini sangat diminati masyarakat yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi namun terkendala kemampuan finansial.

“Alhamdulilah, peserta yang hadir membludak. Ini sangat luar biasa, antusias anak-anak kita untuk menyongsong pendidikan berkualitas yang mampu bersaing dengan negara-negara lain sangat besar,” kata Nono Sampono.

Festival Beasiswa Nusantara terselenggara atas kerjasama antara Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Asosiasi Dosen Indonesia dan Forum Rektor Indonesia, berlangsung dua hari, 24-25 November 2018.
.
Nono Sampono mengatakan Festival Beasiswa Nusantara bertujuan memfasilitasi generasi muda yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sebab, jika tidak ada beasiswa seperti ini, maka putra putri bangsa yang memiliki potensi namun terkendala pembiayaan akan kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas.

“Pendidikan yang berkualitas akan berdampak pada bangsa, dan tentunya pada dunia pendidikan kita,” ujarnya.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir menyambut baik penyelenggaraan Festival Beasiswa Nusantara. Menteri Nasir menyatakan bahwa Festival Beasiswa ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia.

Menteri Nasir juga menegaskan, bahwa dibutuhkan sinergi yang baik antar berbagai elemen bangsa untuk meningkatkan daya saing bangsa, salah satunya melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami apresiasi kegiatan yang diselenggarakan DPD RI ini, ini bentuk perhatian kita semua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan mampu bersaing secara global,” jelas Menteri Nasir.

Kemenristekdikti setiap tahunnya mengalokasikan anggaran beasiswa baik bagi mahasiswa, sarjana, dan diploma, maupun beasiswa untuk dosen dan tenaga kependidikan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Seperti bagi mahasiswa dari kalangan tidak mampu, serta mahasiswa dari Papua, Papua Barat dan daerah 3T.

Terhitung dari tahun 2015-2018 Kemenristekdikti telah memberikan bantuan biaya pendidikan Bidikmisi, Beasiswa Afirmasi Papua dan Beasiswa Afirmasi Daerah 3T kepada 471.800 mahasiswa.

Namun demikian, tentu saja pemerintah memiliki keterbatasan dalam penyediaan beasiswa. Karena itu, Menristekdikti mengajak berbagai instansi dan organisasi untuk turut aktif memberikan beasiswa bagi putra putri bangsa.

Kemenristekdikti menargetkan acara serupa juga akan diselenggarakan di berbagai wilayah di Indonesia. Hal itu perlu dilakukan untuk menjangkau seluruh masyarakat di Indonesia. (asm)

Kegiatan Festival Beasiswa ini meliputi;

Pameran Studi D3, S1, S2, S3 | Beasiswa Riset | Fellowship | Short Course | Exchange Program | Grant/ Hibah | dari lembaga beasiswa Indonesia dan Luar Negeri

Tes IELTS / TOEFL dan Coaching clinic bersama IDP dan British Council
Coaching clinic proposal research dan Proposal Essay untuk program S2-S3
Workshop persiapan mendapatkan beasiswa

 

Tes Minat Bakat untuk memilih jurusan studi dan
orasi Beasiswa.

Reporter/Penulis : Asmanu Sudharso
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini