Warga Palestina melakukan aksi protes di dekat perbatasan dengan Jabalia, Israel di utara Jalur Gaza pada 30 Maret 2018. (Foto: Mohammed ABED / AFP)
Warga Palestina melakukan aksi protes di dekat perbatasan dengan Jabalia, Israel di utara Jalur Gaza pada 30 Maret 2018. (Foto: Mohammed ABED / AFP)

Meh... AS "Sedih" dengan Bentrokan di Gaza

Ngopibareng.id Internasional 01 April 2018 09:11 WIB

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengaku “sangat sedih” menyusul bentrokan di Gaza di dekat perbatasan Israel yang menyebabkan 16 warga Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka.

“Kami sangat sedih dengan jatuhnya korban jiwa di #Gaza hari ini, kami mendesak mereka yang terlibat mengambil tindakan untuk meredakan ketegangan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauert di akun Twitternya, Sabtu, 31 Maret 2018.

“Komunitas internasional berfokus untuk mengambil langkah-langkah yang akan meningkatkan kehidupan warga Palestina dan sedang mengupayakan rencana untuk perdamaian. Kekerasan lebih jauh bukanlah bagian dari tujuan itu,” tambahnya

Dalam demonstrasi besar, para perempuan dan anak-anak berkumpul di banyak tempat di wilayah yang diblokade, yang diapit Israel di sepanjang perbatasan timur dan utara itu.

Sekelompok kecil demonstran mendekat dalam radius beberapa ratus meter dari pagar perbatasan yang dijaga ketat, dengan pasukan Israel menggunakan gas air mata dan peluru tajam untuk memaksa mereka mundur.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan 16 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel.

Lebih dari 1.400 orang terluka, termasuk 758 orang yang terkena peluru tajam, dengan sisanya terluka akibat peluru karet dan karena menghirup gas air mata, katanya.

Palestina dan Turki mengecam Israel menggunakan kekuatan berlebihan. (frd/afp)

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Nov 2020 16:08 WIB

APBN Proyek

Dahlan Iskan

Ada yang lebih menarik dari SWF Indonesia. Apa itu?

28 Nov 2020 16:30 WIB

Presiden Iran: Pembunuh Fakhrizadeh adalah Orang Bayaran Israel

Internasional

Ahli nuklir Fakhrizadeh dibunuh tentara bayaran Israel, kata Presiden Iran.

28 Nov 2020 11:44 WIB

Ahli Nuklir Iran Fakhri Zaden Dibunuh, Israel Harus Tanggungjawab

Internasional

Ilmuwan nuklir Fakhri Zadeh dibunuh, Iran sebut Israel bertanggungjawab.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...