Petugas memeriksa pakaian dan ciri-ciri korban beberapa saat setelah ditemukan (foto : istimewa)

Patroli Siber Kepolisian Ungkap Identitas Jenazah Lewat Facebook

Jawa Timur 14 January 2020 14:10 WIB

Sesosok jenazah laki-laki ditemukan di kawasan pantai Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Senin, 13 Januari 2020. Jasad yang kondisinya sulit dikenali itu diduga bernama Taufik Nur Hidayat, 18 Tahun, warga  Dusun/Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Dugaan identitas korban didapat dari hasil patroli siber kepolisian setempat.

Kapolsek Tegaldlimo AKP Priyono melalui Kanit Reskrim Ipda Wignyo Asmoro menyatakan, dugaan identitas jenazah diketahui setelah polisi melakukan patroli siber. Dalam patroli itu, polisi menemukan akun Facebook yang mengabarkan penemuan mayat beserta komentar tentang identitas korban.

"Saya pun share di grup (Facebook) nusantara angkatan saya. Saya terhubung dengan teman yang di Polres Purworejo, dan menghubungkan dengan kapolsek setempat," jelas Wignyo Selasa, 14 Januari 2020.

Selanjutnya, Wignyo mengirimkan ciri-ciri korban termasuk celana dan gelang yang digunakan korban. Pihaknya pun menerima kiriman gambar dan KTP korban.

"Kemungkinan identiknya 90 sekian persen. Saat ini keluarga korban sedang dalam perjalanan ke Banyuwangi untuk memeriksa langsung jenazah korban di RSUD Blambangan," bebernya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban tenggelam saat berenang di pantai Jetis, Purworejo, Jawa Tengah pada 31 Desember 2019 lalu.

Seorang petugas Taman Nasional Alas Purwo menemukan jenazah itu, saat berpatroli di wilayah Pantai Tanggulasri, Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Jenazah ditemukan di pantai nomor 30 HM dengan posisi terlentang.

Korban menggunakan celana pendek warna abu-abu dengan gambar huruf  "S". Korban juga terlihat mengenakan gelang berwarna hitam dengan kombinasi garis warna hijau dan putih bertuliskan "PS Sleman".

Petugas Polsek Tegaldlimo segera mengevakuasi korban menuju Kamar Mayat RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi. Pada saat bersamaan, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian ini.

Penulis : Muh Hujaini

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Apr 2020 17:20 WIB

Dampak Corona, Enam Hotel di Banyuwangi Berhenti Beroperasi

Ekonomi dan Bisnis

Ada yang tetap beroperasi, tapi mengurangi karyawan dengan sistem shift

05 Apr 2020 13:15 WIB

Lapas Terlalu Padat saat Pandemi Corona, 31.786 Napi Dibebaskan

Nasional

Jumlahnya akan terus meningkat.

04 Apr 2020 18:55 WIB

Banyuwangi Batasi Jam Operasional Mal dan Pasar Modern

Pemerintahan

Jam operasional mal diatur demi menekan sebaran corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.