Pemeran film Mata Dewa saat menggelar Gala Premiere di Sutos, Surabaya. (foto: ngopibareng)
Pemeran film Mata Dewa saat menggelar Gala Premiere di Sutos, Surabaya. (foto: ngopibareng)

Mata Dewa Jadi Film Basket Pertama di Indonesia

Ngopibareng.id Basket 04 March 2018 00:16 WIB

Mata Dewa merupakan film bergenre olahraga basket pertama di Indonesia, di mana film ini mengisahkan tentang perjuangan seorang anak bernama Dewa yang diperankan Kenny Austin yang ingin membawa sekolahnya juara DBL.

Executive Produser film, Azrul Ananda mengaku jika ia sudah mendambakan untuk dapat membuat film 10 tahun lalu.

"Ini sebetulnya niat lama yang akhirnya terwujud. Sebelumnya saya bermimpi bisa membuat film bertema basket sebelum berumur 30 tahun, tetapi baru bisa terwujud 10 tahun setelahnya," ungkap Azrul saat ditemui ketika Gala Premiere di XXI Sutos, Surabaya, Sabtu (3/3/2018).

Azrul menjelaskan, jika film ini lebih banyak menekankan motivasi bagi untuk semua orang utamanya anak-anak yang masih sekolah, bahwa mimpi pun bisa digapai jika dilakukan dengan kesungguhan hati.

"99 persen pemain DBL tidak akan menjadi pemain profesional. Namun, kami berharap mereka bisa menjadi profesional di bidang apapun nantinya," ujarnya.

Selain itu, untuk menggambarkan kisah sesungguhnya, seluruh latar pengambilan gambar dilakukan di Kota Surabaya. Bahkan, seluruh pemainnya harus berdialog dengan bahasa Jawa.

"Kesulitannya sih kita harus berdialog pake bahasa Jawa, jadi kita harus belajar logat dan cara ngomongnya gimana," ujar pemeran utama, Kenny Austin.

Mata Dewa dibintangi aktor dan aktris remaja yang tengah naik daun yakni Kenny Austin, Agatha Chelsea, dan Brandon Salim, serta Dodit Mulyanto. Selain itu beberapa aktor senior seperti Ariyo Wahab dan Nino Fernandez juga ikut terlibat. (hrs)

Penulis : Haris Dwi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

31 Oct 2020 10:35 WIB

Meski Dibuka, Bioskop di Malaysia Pilih Tutup

Internasional

Akibat pembatasan lokal dan stok film yang terbatas.

31 Oct 2020 10:28 WIB

Lazada Diretas

Aplikasi

Market place asal Singapura, Lazada, diretas.

31 Oct 2020 10:10 WIB

Gempa di Turki Juga Mengguncang Yunani, 2 Anak Meninggal

Internasional

Warga di Pulau Samos trauma.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...