Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat diambil sumpah pada pelantikan, Rabu 27 Januari 2021. (Foto: Setpres)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat diambil sumpah pada pelantikan, Rabu 27 Januari 2021. (Foto: Setpres)

Masyarakat Menanti Janji Kapolri Tegakkan Hukum secara Adil

Ngopibareng.id Nasional 27 January 2021 19:18 WIB

Masyarakat menaruh harapan besar pada Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Soal penegakan hukum yang adil, jangan tajam ke bawah tumpul ke atas serta tidak menjadi alat kekuasaan. Hal itu sesuai janji Listyo bahwa dirinya bertekad menjadikan Polri tegas, namun tetap humanis.

“Ke depan kami berangkat dari potret Polri di mata masyarakat dan apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap Polri, tentunya bagaimana menampilkan Polri yang tegas namun humanis,” janji Listyo Sigit usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu 27 Januari 2021.

Harapan pada Kapolri yang baru tersebut disampaikan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). Ia berkeyakinan, kepemimpinan Listyo Sigit bisa melakukan banyak lompatan besar.

"Khususnya dalam hal penegakan hukum tanpa pandang bulu, penerapan restorative justice dalam mendukung terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korban, peningkatan pelayanan publik, hingga penerapan teknologi informasi dalam mendukung kinerja Polri," ujarnya.

"Sebagaimana konsepsi PRESISI yang ditawarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni menjadikan Polri sebagai institusi penegak hukum yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Menyempurnakan konsepsi Polri, PROMOTER (profesional, modern, terpercaya), yang digagas Kapolri Jenderal Tito Karnavian," sambung Bamsoet.

Bamsoet memandang, langkah Listyo Sigit yang akan menjadikan Polsek sebagai sentra resolusi dan penyelesaian persoalan dengan keadilan restoratif, patut segera diimplementasikan. Dengan demikian tidak seluruh kasus hukum ditindaklanjuti ke pengadilan, melainkan bisa diselesaikan dengan mengedepankan keadilan restoratif.

"Penyelesaian permasalahan hukum di luar pengadilan, selama aspek keadilan terhadap korban maupun pelaku terpenuhi, akan menjadi terobosan besar bagi Polri. Sekaligus mencegah moral hazard bagi para aparat kepolisian. Disisi lain juga bisa menjadikan Polsek sebagai gerbang terdepan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat," kata Politisi Golkar itu.

"Kapolri juga masih harus melakukan banyak pembenahan untuk menyempurnakan Polri sebagai civilian police yang menghormati civic culture dan civility. Sehingga bisa semakin dekat dengan masyarakat" pesan Bamsoet.

Sementara itu, Ketua PBNU Robikin Emhas dan Sekretarium Umum Muhammadiyah Abdul Mu'ti berharap, Kapolri yang baru memenuhi janjinya untuk menegakkan citra Polri meskipun tantangannya cukup berat.

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Mar 2021 19:38 WIB

Jadwal Comeback Idol K-pop Maret 2021

Hiburan

Sejumlah Idol K-pop akan comeback bulan ini, ada juga yang baru debut.

04 Mar 2021 19:27 WIB

Unitomo Bebaskan Uang Gedung Mahasiswa Baru

Pendidikan

Mahasiswa baru bebas uang gedung di Unitomo Surabaya.

04 Mar 2021 19:13 WIB

Ditinggal Tahlilan di Rumah Teman, Motor Raib Dicuri Maling

Kriminalitas

Kasus masih dalam penyelidikan kepolisian.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...