Massa Bonek dan pesilat memadati Jalan Arjuno depan PN Surabaya, Kamis, 1 Maret, 2018. (Foto: ngopibareng.id)

Massa Bonek dan Pesilat Sempat Salah Paham Gara-gara Copet

01 Mar 2018 13:12

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Saat ribuan massa menunggu sidang vonis kasus Jhonerly Simanjuntak dan Slamet sebagai terdakwa pelanggaran UU ITE. Seorang pria mendadak jadi bulan bulanan massa bonek di Pengadilan Negeri Surabaya di Jalan Arjuno.

Hal itu sempat menimbulkan kesalahpahaman antara bonek dan massa pesilat, kedua massa yang tadinya dipisahkan oleh aparat keamanan sejauh 30 meter, bergerak maju karena mengira massa bonek melakukan pengejaran anggota pesilat.

Hal itu terjadi pada, Kamis, 1 Maret 2018, bermula ketika, pria itu sedang melancarkan aksi mencopetnya. Saat ribuan massa lain meneriakan yel-yel dukungan kepada terdakwa. Untuk menyamarkan identitasnya, copet ini sengaja mengenakan kaus hijau agar sama seperti massa bonek.

Usai terpergok, pencopet itu berusaha melarikan diri, namun karena massa bonek yang padat, copet itu akhirnya tertangkap. Tak sampai di situ, ia juga dikeroyok massa yang kesal dengan ulahnya.

Amuk massa baru mereda, setelah copet diamankan anggota Satpol PP dan dibawa menggunakan mobil patroli Kasatpol PP ke Polrestabes Surabaya. "Kami amankan ke Mapolres," ujar salah satu polisi di lokasi kejadian. (frd)