Massa aksi kawal sidang MK mulai membubarkan dan meninggalkan Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, (Foto: Asmanu/ngopibareng.id)

Massa Aksi Kawal Sidang MK Tinggalkan Patung Kuda Dengan Tertib

Nasional 27 June 2019 20:13 WIB

Kawasan Jalan Merdeka Barat Jakarta, sudah ditinggalkan massa aksi kawal sidang putusan MK. Peserta aksi damai membubarkan diri dengan tertib.

Massa yang bubar menyebar ke Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, maupun Jalan Budi Kemuliaan. Kemacetan parah terjadi di Jalan Budi Kemuliaan arah Tanah Abang. Sementara itu, Jalan Budi Kemuliaan arah Gambir masih ramai lancar. 

Di sekitar lokasi, terlihat beberapa polisi sedang mengatur lalu lintas. Namun, karena volume kendaraan yang tinggi dan bubarnya pendemo, membuat jalan Budi Kemuliaan macet. 

Laju kendaraan roda empat beberapa kali terhenti. Sementara roda dua harus salip kanan-kiri dan memperlambat kecepatan. 

Massa demonstran berangsur-angsur membubarkan diri sejak pukul 17.00 WIB. Mereka berjanji membubarkan diri dengan damai. 

Eks penasihat KPK sekaligus koordinator aksi Gerakan Kedaulatan Rakyat (GKR) Abdullah Hehamahua mengajak massa aksi kawal MK agar mengakhiri aksi secara tertib. Dia juga mengajak massa untuk membersihkan jalanan dari sampah.

"Saudara-saudaraku mari kita bubarkan diri dengan damai," kata Abdullah dari atas panggung mobil orasi, di depan Kantor Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis 27 Juni 2019 sore.

Mereka berpegang pada pesan Capres Probowo agar tidak membuat kerusuhan terkait keputusan MK. (asm)

Penulis : Asmanu Sudharso

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 19:40 WIB

Tes Covid-19 Disebut Negatif, Kepala DP5A Surabaya Meninggal

Surabaya

Sebelumnya sempat terkonfirmasi covid-19.

13 Jul 2020 11:45 WIB

Tahun Ajaran Baru SMA/SMK Jatim di Mulai

Pendidikan

Tahun Ajaran Baru SMA/SMK tetap dengan sistem online.

12 Jul 2020 15:30 WIB

Ketahanan Pangan, DKPP Surabaya Sediakan Bibit Tanaman Gratis

Surabaya

Tanaman urban farming berupa tanaman toga, dan bibit sayuran.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...