Aturan masker kain harus berstandar SNI untuk lawan sebaran virus Corona atau Covid-19. (Foto: Dok. BSN)
Aturan masker kain harus berstandar SNI untuk lawan sebaran virus Corona atau Covid-19. (Foto: Dok. BSN)

Masker Kain Standar SNI untuk Lawan Covid-19

Ngopibareng.id Nasional 24 September 2020 00:14 WIB

Masker kain yang digunakan oleh masyarakat Indonesia bakal memiliki ketentuan yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Dalam aturan yang beredar, masker kain memiliki syarat minimal terdiri dari dua lapis.

"SNI 8914:2020 menetapkan persyaratan mutu masker yang terbuat dari kain tenun dan/atau kain rajut dari berbagai jenis serat, minimal terdiri dari dua lapis kain dan dapat dicuci beberapa kali (washable)," ujar Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Nasrudin Irawan, pada Rabu 23 September 2020.

Penjelasan perihal masker kain berstandar SNI untuk melawan virus corona Foto Dok BSNPenjelasan perihal masker kain berstandar SNI untuk melawan virus corona. (Foto: Dok. BSN)

Selain itu, Nasrudin Irawan menerangkan, masker kain juga diatur mulai dari pengemasannya. Disebutkan dalam aturan tersebut, masker kain harus dikemas per buah dengan cara dilipat dan/atau dibungkus dengan plastik dan ada pencantuman label 'cuci sebelum dipakai'.

Masker kain juga harus mencantumkan merek yang memuat negara pembuat, jenis serat, penanda anti bakteri, dan tahan air.

"Pencantuman label: 'cuci sebelum dipakai'; petunjuk pencucian; serta tipe masker dari kain," jelas Nasrudin Irawan.

Pemilihan bahan untuk masker kain juga perlu diperhatikan, karena filtrasi dan kemampuan bernafas bervariasi tergantung pada jenis bahan. Efisiensi filtrasi tergantung pada kerapatan kain, jenis serat dan anyaman.

"Filtrasi pada masker dari kain berdasarkan penelitian adalah antara 0,7 % sampai dengan 60%. Semakin banyak lapisan maka akan semakin tinggi efisiensi filtrasi," beber Nasrudin Irawan.

Meski bisa dicuci dan dipakai kembali, masker kain sebaiknya tidak dipakai lebih dari empat jam, karena masker kain tidak seefektif masker medis dalam menyaring partikel, virus dan bakteri.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Oct 2020 18:28 WIB

Film Resident Evil: Final Chapter, Misi Penyelamatan Manusia

Film

Bioskop Trans TV akan menayangkan film Resident Evil: Final Chapter.

24 Oct 2020 18:13 WIB

Program J3K Gojek Terapkan 3M

Rek, Ojok Angel Tuturane

J3K untuk jaga mitra driver dan pelanggan terpapar Covid-19.

24 Oct 2020 18:00 WIB

PBNU Apresiasi Polri Tangkap Sugi Nur

Nasional

Sugi Nur ditangkap karena menghina NU.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...