Mark Westlife Umumkan Kelahiran Anak Bersama Pasangan Sejenis

05 Oct 2019 15:30 Gosip Artis

Mark Feehily, salah satu personel Westlife dan kekasih prianya, Cailean O'Neill sedang berbahagia. Mereka baru saja dikaruniai anak perempuan bernama Layla. Hal itu terungkap dari unggahan Mark Westlife di Instagramnya.

Dalam foto itu, Mark Westlife dan kekasihnya tampak kompak membelakangi kamera. Mereka berjalan sambil membawa bayi itu dengan kereta dorong. Keduanya juga sama-sama mengacungkan telunjuknya.

Melengkapi unggahannya, Mark Westlife menuliskan keterangan, "Bayi Layla telah lahir dengan selamat pada 07.27 malam (waktu setempat), 1 Oktober 2019! Kita adalah ayah paling bahagia di dunia ini!," tulis Mark.

Potret kebahagiaan Mark dan kekasihnya itu menuai beragam komentar dari netizen. Termasuk rekan satu grup musiknya di Westlife, Nicky Byrne.

"Berita bagus, teman," tulis Nicky.

Jody Albert yang merupakan Istri dari Kian Egan, personel Westlife lainnya juga ikut berkomentar.

"Aku merasa hari Natal datang lebih cepat! Aku cinta kalian bertiga!" tulis Jody.

Mark Westlife dan Cailean O'Neill telah menjalin hubungan selama 6 tahun. Keduanya bertunangan pada 2018 di Maldives.

Setelah bertunangan mereka memang merencanakan untuk memiliki anak melalui proses surogasi atau ibu pengganti (sewa rahim).

Mungkin istilah surogasi masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Surogasi atau yang juga dikenal dengan ibu pengganti ini sedang tren di kalangan selebriti Hollywood.

Seperti Kimberly Noel Kardashian atau yang lebih dikenal dengan nama Kim Kardashian.
Istri Kenya West ini memilih alternatif pada kehamilannya yang ketiga. Hal ini karenakan Kim Kardashian mengalami gangguan kesehatan pada dua kehamilannya yang pertama.

Akhirnya Kim Kardashian bersama suaminya memutuskan untuk mencari ibu pengganti pada kehamilannya yang ketiga.

Proses surogasi dilakukan dengan menanamkan sperma sang ayah di dalam rahim wanita lain yang merupakan ibu pengganti.

Ibu pengganti itu kemudian mengandung anak tersebut selama 9 bulan dan memberikannya kepada orangtua setelah bayi itu lahir. Metode tersebut merupakan cara tradisional.

Ada bentuk lain dari surogasi yang disebut dengan surogasi gestasional. Dalam kasus ini, sel telur dari rahim dibuahi dengan sperma sang ayah. Baru kemudian embrio dari hasil pembuahan itu dimasukkan ke dalam rahim ibu pengganti.

Biasanya alasan ini berhubungan dengan kondisi kesehatan sang ibu. Seperti adanya infeksi pada rahim yang menyebabkan rahim harus diangkat, sering mengalami keguguran dan kondisi kesehatan lainnya.

Kondisi kesehatan jantung sang ibu juga cukup berpengaruh dalam kasus surogasi ini. Namun pada kasus Mark Westlife karena ia memiliki pasangan sejenis.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini