Mantan Presiden Korsel Didakwa Terima Suap Melibatkan Retail Lotte

17 Apr 2017 20:42 Internasional

Seoul: Presiden Korea Selatan yang digulingkan, Park Geun-Hye hari Senin (17/4) dituntut dengan dakwaan suap jutaan dolar atas skandal korupsi yang memicu pemakzulannya. Suap ini juga melibatkan pemimpin perusahaan retail asal Korsel Lotte, Shin Dong-Bin.

Park, perempuan yang pemakzulannya disahkan Mahkamah Agung bulan lalu, juga menghadapi tuduhan menyalahgunakan kekuasaan dan membocorkan rahasia negara, kata jaksa penuntut dalam sebuah pernyataan.

“Kami telah secara resmi menuntut Park, dengan sejumlah tindak pidana termasuk penyalahgunaan kekuasaan, pemaksaan, suap dan membocorkan rahasia negara,” kata mereka setelah menyelesaikan penyelidikan selama berbulan-bulan.

Park dituduh berkolusi dengan orang kepercayannya, Choi Soon-sil, yang sudah disidang, untuk memaksa konglomerat lokal menyumbangkan 77,4 miliar won (sekitar Rp 904,3 miliar) kepada dua yayasan nirlaba. Choid diduga menggunakan sebagian donasi tersebut untuk kepentingan pribadi.

Park juga dituduh menawarkan bantuan kebijakan kepada pengusaha papan atas yang memperkaya Choi, termasuk pewaris Samsung Lee Jae-Yong, yang telah ditangkap sebelumnya dan juga disidang dalam kasus suap.

Kejaksaan Korea Selatan juga mendakwa pemimpin perusahaan retail Lotte Shin Dong-Bin yang dituding menggunakan lebih dari enam juta dolar Amerika (sekitar Rp 79,7 miliar) untuk menyuap Park dan teman rahasianya Choi Soon-Sil, ungkap jaksa penuntut di hari yang sama saat mereka mendakwa Park atas dakwaan suap dan penyalahgunaan kekuasaan.

Shin (62) diduga menawari uang senilai tujuh miliar won (sekitar Rp 81,8 miliar) untuk yayasan olahraga yang memiliki hubungan dengan Choi sebagai balasan atas bantuan dari Park berupa pembebasan pajak Lotte.

Choi diadili atas dakwaan pemaksaan dan penyalahgunaan kewenangan. Dia diduga memanfaatkan hubungannya dengan presiden untuk memaksa sejumlah perusahaan lokal untuk “memberi donasi” hampir 70 juta dolar Amerika (sekitar Rp 930 miliar) kepada yayasan nirlaba. Donasi tersebut diduga digunakan oleh Choi untuk kepentingan pribadi.

Saat ini Choi menghadapi dakwaan penyuapan tambahan yang melibatkan Shin, ungkap jaksa penuntut.

Park didakwa berkolusi dengan Choi dan menawarkan kebijakan yang menguntungkan bagi para pengusaha untuk memperkaya temannya tersebut. Dugaan kolusi itu diduga melibatkan Shin dan pewaris Samsung Lee Jae-Yong, yang ditangkap sebelumnya dan diadili atas dakwaan suap. (afp)

 

Penulis : M. Anis


Bagikan artikel ini