Mantan Bupati Jombang dua Periode Suyanto bersama keluarga besarnya kompak mendukung dan siap memenangkan pasangan calon gubernur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti).

Mantan Bupati Jombang Suyanto All Out Menangkan Gus Ipul

Jawa Timur 09 June 2018 20:29 WIB
"Saya berteman lama dengan Gus Ipul. Apalagi beliau ini orang Jombang asli cicit Mbah Kiai Bisri Syamsuri sehingga wajib kita dukung dan menangkan," kata Suyanto.

Mantan Bupati Jombang dua Periode Suyanto bersama keluarga besarnya kompak mendukung dan siap memenangkan pasangan calon gubernur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti).

Untuk memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti, Suyanto bahkan mengumpulkan ribuan simpatisan dan pendukung di kediamannya.

Dikemas dalam Silaturahmi masyarakat sekitar hutan, Suyanto juga mendatangkan massa dari 162 LMDH se Kabupaten Jombang. Massa Gapoktan dari 21 kecamatan di Jombang juga didatangkan.

"Saya berteman lama dengan Gus Ipul. Apalagi beliau ini orang Jombang asli cicit Mbah Kiai Bisri Syamsuri sehingga wajib kita dukung dan menangkan," kata Suyanto.

Di mata Suyanto, Gus Ipul adalah sosok pemimpin yang berpengalaman dan tidak ambisi mengejar jabatan. Karenannya bersama para pendukungnya, Suyanto siap memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti pada 27 Juni nanti.

Sementara itu selain pendukung dan simpatisan Suyanto dari Jombang, dalam acara ini juga dihadiri para relawan Suyanto dari beragam daerah diantaranya dari Ponorogo, Madiun, Malang, Kediri, Nganjuk dan Mojokerto.

Anggota DPR dari PDI Perjuangan Sadarestuwati yang merupakan adik kandung Suyanto juga datang dan memimpin langsung pertemuan para relawan kali ini.

Sementara itu, Gus Ipul mengaku bersyukur dapat tambahan dukungan dari keluarga besar Suyanto.

Kepada para simpatisan Suyanto yang mayoritas adalah perwakilan dari petani dan masyarakat pinggir hutan, Gus Ipul menawarkan tiga konsep pertanian jika kelak dirinya terpilih menjadi gubernur Jawa Timur.

Konsep pertama adalah menggenjot produktivitas hasil pertanian dengan konsep agrobisnis hulu hilir yang disebut cooperative farming.

Para petani akan diajak berkolaborasi, lahan-lahan pertanian gabungan kelompok tani sekitar 200-400 hektare akan diproses dengan manajemen pertanian modern, tanpa bergantung dengan pupuk dan bibit subsidi. Pembiayaan akan langsung dikelola oleh perbankan.

"Dijualnya langsung dalam bentuk kemasan beras premium dengan menghadirkan teknologi pertanian terbaru," tuturnya. Bila konsep ini benar terealisasi, di atas kertas, keuntungan petani akan meningkat hingga 50 persen.

Bagi petani dengan lahan sempit, Gus Ipul menawarkan model pertanian organik. "Kami juga akan membentuk BUMD Pangan yang akan membantu petani," kata keponakkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini. (frd/wah

Penulis : Farid Rahman

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

11 Jul 2020 12:35 WIB

Pemkot Surabaya Sebut Tiga Ribu Pasien Covid-19 Sembuh

Surabaya

Setelah mendapat tambahan 76 orang pasien sembuh, di Asrama Haji Surabaya

11 Jul 2020 12:25 WIB

Sinopsis The Last Witch Hunter: Satria Terakhir Pemburu Penyihir

Film

Film The Last Witch Hunter tentang kisah pemburu penyihir.

11 Jul 2020 12:10 WIB

Hagia Sophia Berubah Jadi Masjid, Pemimpin Dunia Resah

Internasional

Hagia Sophia berubah menjadi masjid.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...