Malaysia tunda pemilihan umum setelah Covid usai. (Fa-Vidhi/Ngopibareng.id)
Malaysia tunda pemilihan umum setelah Covid usai. (Fa-Vidhi/Ngopibareng.id)

Malaysia Tunda Pemilihan Setelah Covid-19 Usai

Ngopibareng.id Internasional 28 November 2020 21:00 WIB

Malaysia Tunda Pemilihan Setelah Covid-19 UsaiMalaysia akan melangsungkan pemilihan umum setelah pandemi Covid-19 usai. Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan hal ini setelah pengajuan anggaran dari kabinetnya disepakati oleh parlemen.

"Dengan izin Allah, ketika Covid-19 selesai, kita akan melangsungkan pemilihan umum," kata Muhyiddin dalam pidato di pertemuan tahunan partainya, Partai Bersatu. "Kami akan mengembalikan mandat kepada rakyat dan mengembalikan kepada mereka, tentang harapannya pada pemerintah," katanya.

Pemerintahan Muhyiddin kini berusia delapan bulan. Pemerintahannya berkoalisi dengan dua partai mayoritas lain di parlemen, dan berhasil menekan perlawanan dari partai oposisi serta membendung ketidakpuasaan di dalam UMNO, kelompok terbesar di koalisinya.

Muhyiddin menambahkan jika ia telah bertemu dengan presiden UMNO, Ahmad Zahid Hamidi pekan ini. Mereka sepakat untuk berdamai dan menghindari kompetisi antara partai mereka, ketika pemilu nanti. "Saya tahu, masyarakat bosan dengan poltik. Mereka ingin pimpinan politik membantu mereka, bukan selalu bertengkar merebutkan kekuasaan," katanya.

Malaysia sendiri kini menghadapi gelombang baru infeksi Covid-19. Kasus kumulatifnya kini mencapai 60 ribu, per Jumat 17 November 2020. (Rtr)

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Jan 2021 13:54 WIB

Wedang Secang, Minuman Herbal Penambah Imun di Musim Hujan

Nguliner Yuk

Wedang secang adalah minuman herbal.

24 Jan 2021 13:39 WIB

Curhat Celine Evangelista, Pisah Rumah dari Stefan William

Gosip Artis

“Sering berantem tapi baru ketahuan sekarang,” kata Celine Evangelista.

24 Jan 2021 13:28 WIB

Terima Vaksin Tambahan 248.600 Dosis, Ganjar Bagikan 12 DaerahDa

Nusantara

Jawa Tengah kembali menerima vaksin tambahan sebesar 248.600 dosis.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...