Ilustrasi hijrah di zaman Rasulullah. (Foto: Istimewa)

Makna Hijrah Disalahpahami Para Selebriti, Ini Penjelasan Kiai

Islam Sehari-hari 21 February 2020 03:41 WIB

Masyarakat kelas menengah kerap mengucapkan kata "hijrah" untuk sekadar berganti baju: dari tak berjilbab menjadi berjilbab. Itu terkadang menjadi bagian sehari-hari pada selebriti.

Benarkah demikian makna "hijrah" itu.

Untuk memahami hal itu, Ngopibareng.id menghadirkan penjelasan KH Husein Muhammad, ulama aktivis keserasian jender. Berikut uraian awalnya:

Secara literal hijrah berasal dari kata hajara. Kamus “Al Mu’jam al Wasith” menyebutkan : hajara berarti "taraka min makan ila makan" berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam arti fisikal atau berarti i’tazala memisahkan diri atau tabaa’ada menjauhkan diri. Ia juga bisa berarti "taraka wathanahu", dia meninggalkan tanah airnya.

Mengenai makna ini Al-Quran menyatakan :

وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshar) 'mencintai' orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshar) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung. (Q.S. al-Hasyar, 59:9).

Ayat lain yang menujuk arti perpindahan tempat juga disebutkan dalam Q.S. Al-Ankabut, 29:26 :

فَآمَنَ لَهُ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

“Maka Luth membenarkan kenabian Ibrahim. Dan dia (Ibrahim) berkata :”Sesungguhnya aku harus berpindah ke (tempat yang diperintahkan) Tuhan kepadaku”.

Sementara ahli bahasa terkemuka, al-Raghib al-Isfahani dalam Mufradat Alfazh Al-Quran menyatakan bahwa kata hajara berarti:

مفارقةالانسان غيره اما بالبدن او باللسان او بالقلب

mufaraqah al Insan ghairahu imma bi al badan aw bi al lisan aw bi al qalb

"meninggalkan orang lain baik secara fisik, ucapan atau hati". (bersambung)

Penulis : Riadi

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Jul 2020 04:53 WIB

Masjid Istiqlal Putuskan Tak Gelar Salat Idul Adha 1441H

Khazanah

Pandemi Covid-19 belum menunjukkan gejala turun.

09 Jul 2020 23:56 WIB

Viral, Seorang Ibu Mengamuk Saat Acara Nikahan Anaknya

Nusantara

Jalannya pernikahan pun terhenti gara-gara aksi ibu ini

09 Jul 2020 23:33 WIB

Niat Atraksi Depan Cewek, Pemuda Ini Malah Tersungkur

Hiburan

Gak kebayang malunya

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...