Ekspresi pemain Peru usai laga melawan Denmark berakhir. foto; fifa

Main Cantik, Peru Dibikin Sakit Denmark

17 Jun 2018 01:23

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Main Cantik, Peru Dibikin Sakit DenmarkBermain cantik saja tidak menjamin bisa menang. Itulah yang dirasakan Timnas Peru saat berjumpa Denmark di Grup C Piala Dunia 2018. Tim Selampang itu harus tertunduk lesu setelah kalah dari Denmark, 0-1, di Mordovia Arena, Saransk, Minggu dini hari, 17 Juni 2018.

Padahal, sepanjang pertandingan Peru bermain sangat menghibur. Kolekifitas dipada dengan kecepatan individu membuat pontang-panting pertahanan Denmark. Namun banyak peluang tercipta tak bisa membuahkan gol.

Bahkan, di penghujung babak babak pertama, Peru mendapatkan kesempatan emas, setelah wasit menganalisa Video Assistant Referee (VAR). Penyerang Peru dijatuhkan oleh lini pertahanan Denmark.

Namun, Carlos Cueva yang menjadi algojo penalti gagal mengonversikan penaltinya menjadi gol. Tangisan Cueva di akhir babak pertama menunjukkan bahwa sang pemain merasa sangat kecewa saat tendangan kerasnya melesat tinggi di atas gawang Kasper Schmeichel.

Di babak kedua, Peru kembali menampilkan permainan agresif mereka. Beberapa peluang terlahir di babak kedua ini. Namun, peluang dari penggawa Peru masih bisa diantisipasi oleh lini pertahanan dan penjaga gawang Denmark. Schmeichel yang beberapa kali membuat penyelamatan gemilang.

Justru Denmark, lewat serangan balik berhasil mencetak gol di menit 59 gol yang diciptakan Yussuf Poulsen. Penyerang klub Jerman, Red Bull Leipzig itu langsung melesakkan tembakan merobek tiang dekat gawang Peru. (tom)