Ilustrasi hand sanitizer berbahan limbah nasi. (Foto: istimewa)
Ilustrasi hand sanitizer berbahan limbah nasi. (Foto: istimewa)

Mahasiswa Unair Ciptakan Hand Sanitizer dari Nasi Basi

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 23 November 2020 15:40 WIB

Mahasiswa Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (Unair) menciptakan formula hand sanitizer alami berbahan dasar limbah nasi.

"Kami mencoba menggabungkan beberapa masalah tersebut untuk mendapatkan satu solusi yang kami harap efektif sebagai penyelesaian,” ujar Ketua Tim, Yasmin Auliya Hylmi.

Lima mahasiswa dari Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis Unair adalah Yasmin Auliya Hylmi (2019), Annisa Maulidya (2019), Ajeng Dilla Lestari (2019),
Hilda Rachmania Panglipurning T (2020), dan Silvia Eka Kurniawati (2020).

“Kami berhasil menciptakan formula bioetanol dari nasi basi dengan penambahan ekstrak daun kemangi (Ocimum americanum L.) yang berpotensi sebagai inovasi hand sanitizer alami,” kata Yasmin.

Yasmin mengatakan, kandungan formula bioetanol dari nasi basi yang ditambahkan ekstrak daun kemangi akan efektif membunuh berbagai mikroba. Seperti bakteri dan jamur termasuk coronaviruses.

"Formula tersebut memiliki banyak keunggulan. Pertama, tidak mengandung metanol, sehingga tidak menimbulkan efek toksisitas karena bahan yang digunakan alami," kata Yasmin.

Selain itu, formula tersebut juga murah. Sebab, berbahan dasar limbah. Meski demikian, Yasmin mengklaim bahwa formula tersebut efisien digunakan.

Di samping itu, kandungan yang ada dalam nasi basi tidak hanya berperan sebagai antibakteri. Tetapi juga sebagai antivirus dan antifungi.

“Kami menggunakan metode destilasi bertingkat serta peragian untuk mendapatkan kadar bioetanol dari limbah nasi. Takarannya sesuai dengan kadar efektif hand sanitizer, yakni sekitar 60 hingga 80 persen,” jelasnya.

Yasmin menjelaskan, ekstraksi daun kemangi dilakukan menggunakan metode maserasi. Pelarut dengan tingkat kepolaran tertentu digunakan agar mendapatkan ekstrak yang diharapkan.

Penulis : Pita Sari

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Jan 2021 16:54 WIB

PPKM Diperpanjang, Kaki Lima di Kota Malang Tak Kena Jam Malam

Jawa Timur

Namun tidak boleh menyediakan makan di tempat.

25 Jan 2021 16:39 WIB

Indonesia Tambah 9.994 Kasus, Jakarta dan Jabar Terbanyak

Reportase

Jawa Timur tertinggi melaporkan kasus kematian.

25 Jan 2021 16:24 WIB

Selebgram Syiva Angel Terciduk Kasus Narkoba

Kriminalitas

Syiva Angel konsumsi narkoba jenis baru, P-Flouro Fori.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...