Mahasiswa Ubaya Kreasikan Jajanan Nusantara Jadi Lonceng Raksasa

21 Dec 2018 13:15 Teknologi & Inovasi

Dalam rangka menyambut Hari Natal yang jatuh pada 25 Desember 2018 mendatang, tiga mahasiswa dari Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) membuat sebuah lukisan berbentuk lonceng raksasa. Ketiga mahasiswa itu adalah Fabiana Giovani, Eunike Hermawan dan Refsi Fenny Utomo.

Uniknya, lukisan raksasa ini terbuat dari ratusan kue tradisional yang terdiri dari kue Cenil, Lupis, Klepon, Ongol-ongol dan Gethuk yang disusun rapi menyerupai Lonceng Natal Raksasa.

Florentina Tiffany, selaku dosen FIK Ubaya mengatakan, ide awal pembuatan lukisan itu karena para mahasiswa ingin membuat sesuatu yang berbeda dari biasanya, serta mengangkat unsur budaya.

"Tiga mahasiswa ini pernah bilang, kenapa kalau Natal selalu beli kue tar, menghias pohon natal. Kenapa kok nggak buat sesuatu yang beda dengan mengangkat tema budaya tradisional. Nah, dari situlah akhirnya lukisan ini dibuat," ucap Florentina pada Jumat 21 Desember 2018.

Lukisan lonceng raksasa yang didominasi warna merah dan putih ini juga disertai dengan tulisan 'Semarak Nusantara, Rayakan Natal 2018' sebagai bentuk cinta Tanah Air.

“Kami selalu mendorong mahasiswa FIK Ubaya untuk membuat karya yang terinspirasi dari budaya lokal. Semoga melalui Lonceng Natal Raksasa ini, masyarakat tidak melupakan kehadiran kue tradisional,” jelas Florentina.

Fabiana Giovani Eunike Hermawan dan Refsi Fenny Utomo membuat lukisan lonceng raksasa dari kue tradisional Foto Amanahngopibarengid
Fabiana Giovani, Eunike Hermawan dan Refsi Fenny Utomo membuat lukisan lonceng raksasa dari kue tradisional. (Foto: Amanah/ngopibareng.id)

Sementara itu, Fabiana Giovani, salah satu mahasiswa pembuat kue kreasi ini mengatakan, bahwa ia dan teman-temannya ingin menghadirkan nuansa Natal dengan unsur tradisional.

"Memang kami suka jajanan tradisional, tapi pada umumnya saat Natal lebih banyak muncul jajanan modern seperti cookies, kue tart dan lainnya. Itu yang membuat kami berpikir tentang sesuatu yang unik, Natal yang Indonesia banget,” ujar Gio.

Dengan adanya lukisan itu, ia berharap agar kalangan anak muda terus berkarya secara kreatif, tanpa meninggalkan budaya Indonesia. “Muatan lokal akan menambah nilai dari karya kreatif kita, jadi selain berbeda dengan karya yang lain, rasanya bangga bisa selalu mendukung Negeri sendiri, ” pungkasnya.

Sekadar untuk diketahui, lukisan raksasa buatan mahasiswa FIK Ubaya ini berukuran 2,5 X 2,5 meter dan akan dipamerkan di Ruang HI 01.02 Gedung International Village kampus Ubaya. (amm)

Reporter/Penulis : Amanah Nur Asiah
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini