Kasatlantas Surabaya AKBP Eva Guna Pandia (kanan). (Foto: Istimewa)

Dituduh Berkata Kasar Saat Tilang Pelanggar, Polisi: Tidak Benar

Surabaya 03 September 2019 23:21 WIB

Kepala Satlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia membantah anggotanya mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan saat menilang mahasiswa Unair, Galih Teja. 

"Saya kurang tahu ya apakah polisi menyebut seperti itu. Tapi setahu saya di video tidak ada polisi bilang hal seperti itu," kata Eva kepada ngopibareng.id.

Menurut Eva, klaim dari mahasiswa tersebut tidak benar. Selain itu, menurutnya, tidak benar bahwa polisi tebang pilih dalam melakukan tilang. 

"Saya tidak melihat polisi bilang suka-suka saya dalam menilang. Polisi itu punya hak diskresi untuk menilang siapapun yang ketahuan melanggar. Kalau salah ya salah, jangan koar-koar," ujarnya.

Eva juga memastikan, polisi tidak pernah mencari-cari kesalahan dalam melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas. Penegakan aturan hukum itu sudah menjadi kewajiban dan bentuk cinta polisi kepada masyarakat. Tujuan agar warga terhindar dari kecelakaan.

"Awal kecelakaan terjadi karena pelanggaran. Jadi ini bentuk sayang kita kepada masyarakat. Coba kalau melanggar terus, misal melawan arah. Kalau kecelakaan baru mengaku salah. Oh iya polisi benar ya," ujar Eva.

Razia dan penindakan pelanggaran, juga bentuk kecintaan polisi terhadap Kota Surabaya. Karena dari razia, polisi bisa menemukan kendaraan yang tidak memiliki surat resmi yang diduga hasil kejahatan.

"Tujuan razia itu salah satunya untuk mengungkap kasus curanmor. Dari razia kita bisa tahu mana kendaraan bodong mana yang tidak. Apalagi yang melanggar rambu, ya harus kita tindak. Akui lah kalau salah. Namanya melanggar tidak perlu ngeyel," kata Eva.

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

02 Jun 2020 07:29 WIB

Akad Nikah Ulang, Zaskia Gotik Umumkan Hamil 2 Minggu

Gosip Artis

Zaskia Gotik-Sirajuddin Mahmud resmi mendaftarkan pernikahan sirinya di KUA

02 Jun 2020 07:03 WIB

Kunci Jawaban Operasi Pengurangan Siswa SD Kelas 1-3

Pendidikan

Kunci jawaban program Belajar dari Rumah TVRI untuk siswa SD kelas 1-3.

02 Jun 2020 06:45 WIB

KPAI: Utamakan Keselamatan Anak Didik Hadapi New Normal

Pendidikan

Sebanyak 800 anak Indonesia terpapar corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...