Mahasiswa S2, Sebar Video-Foto Vulgar Mantan di Website Porno

06 Dec 2018 14:56 Kriminalitas

Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka tindak pidana ITE berinisial MYA (23) karena telah mendistribusikan video bermuatan asusila.

Awalnya, kasus ini terungkap setelah Subdit Siber melakukan patrol siber. Dari situ ditemukan adanya video dan foto vulgar yang diunggah oleh orang Indonesia. Setelah dilakukan pendalaman terhadap temuan tersebut, diketahui tersangka adalah mahasiswa S2 di salah satu universitas di Surabaya asal Gresik. 

Wadirkrimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menjelaskan, bahwa modus pelaku diawali video call yang kemudian menyuruh korbannya bugil. Lantas, pelaku merekamnya.

"Si pelaku ini membuat wanita tertarik, lantas menjadikan pacarnya, kemudian melakukan video call dan menyimpannya. Setiap kali video call harus berubah gaya demi memenuhi kepuasannya semata," ujarnya di Mapolda Jatim, 6 Desember 2018. 

Diketahui dari keterangan tersangka, korban berjumlah enam orang yang merupakan mantanya sendiri. Tersangka juga mengaku telah kecanduan menonton video porno.

Tak hanya itu, selain merekam, tersangka menyebar luaskan videonya lewat sebuah Website porno dengan akun yang bernama Hazelnut.

Arman juga menambahkan, pelaku telah melakukan kegiatan meminta foto atau  video vulgar sejak  tahun 2013 hingga Juli 2018.

"Jika korban tak menurutinya tersangka mengancam korban akan menyebarkan foto dan video korban di media sosial," tambahnya.

Saat ditanya apa  motif tersangka selain kepuasan batin, pihaknya mengaku masih melakukan pengembangan kasus ini.

"Sementara masih motif kepuasan batin, tapi kami masih melakukan pengembangan kasus ini, " pungkas Arman.

 

Rencananya Tersangka akan dikenakan pasal 27 ayat (1) Jo pasal 45 ayat (1) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau pasal 29 Jo pasal 45B UU RI no 19 tahun 2016 tentang perubahan UU no 11 tahun 2008. (ocn)

Reporter/Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini