Para mahasiswa Unusa jurusan D-III Kebidanan usai melakukan penyuluhan pentingnya ASI bagi perkembangan anak, Senin, 6 Agustus 2018. (Amanah/ngopibareng.id)
Para mahasiswa Unusa jurusan D-III Kebidanan usai melakukan penyuluhan pentingnya ASI bagi perkembangan anak, Senin, 6 Agustus 2018. (Amanah/ngopibareng.id)

Mahasiswa D-III Kebidanan Unusa, Gelar Sosialisasi Pentingnya ASI bagi Bayi

Ngopibareng.id Unusa Gateway 06 August 2018 18:10 WIB

Dalam rangka peringatan Pekan ASI Sedunia, mahasiswa D-III Kebidanan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) atau yang tergabung dalam Hima Wirdan mengadakan penyuluhan dan sosialisasi pentingnya ASI bagi perkembangan anak. Sosialisasi ini diselenggarakan pada Senin, 6 Agustus 2018 di RSI Ahmad Yani, Surabaya.

Menurut Ketua Hima Wirdan, Cindy Cerlina mengatakan penyuluhan dan sosialisasi tentang pentingnya ASI bagi bayi ini untuk memberikan pemahaman kepada bu-ibu menyusui. Pemahaman tentang tata cara menyusui yang benar, masa pemberian ASI, hingga pemeliharaan payudara.

"Kita berikan informasi mengenai pemberian ASI yang bagus itu seperti apa? Pemberian ASI yang bagus kan dari 0-6 bulan," kata Cindy, Senin, 6 Agustus 2018.

Ditambahkan Cindy, ASI merupakan sumber gizi utama bagi bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Bahkan, ASI juga mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Kata Cindy, para mahasiswa yang tergabung dalam Hima Wirdhan ini memberikan tata cara menyusui yang benar, masa pemberian ASI, hingga cara perawatan payudara. "Selain itu kita berikan tata cara menyusui yang benar, cara perawatan payudara itu gimana," katanya.

Para mahasiswa Unusa ketika memberikan sosialisasi pentingnya ASI Senin 6 Agustus 2018 AmanahngopibarengidPara mahasiswa Unusa ketika memberikan sosialisasi pentingnya ASI, Senin, 6 Agustus 2018. (Amanah/ngopibareng.id)

Dengan adanya kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi para ibu-ibu yang baru saja melahirkan. Salah satunya yakni, Setia Pangesti Rahayu yang baru saja melahirkan buah hatinya pada Minggu, 5 Agustus 2018.

"Tentu ini sangat membantu kami. Jadi kita tau gimana cara memberikan ASI yang benar. Apalagi bagi ibu-ibu muda yang baru saja melahirkan anaknya," ucapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Cindy berharap dapat menyadarkan ibu-ibu agar tetap memberikan ASI pada sang buah hati hingga usia yang telah ditentukan.

"Harapannya ya kita ingin menyadarkan ibu-ibu saat ini agar tetap memberikan ASI pada bayinya selama 6 bulan. Ya supaya pemberian ASI bisa lebih maksimal. ucap mahasiswa semester lima ini.

"Karena ASI ini kan juga sangat oenting bagi tumbuh kembang anak," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini pula, para mahasiswa membagikan kue kering yang berasal dari Daun Katuk. Dimana kandungan Daun Katuk yang ada pada Kue ini dipercaya dapat memperlancar ASI. (adv/amm)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

03 Mar 2021 17:15 WIB

Vaksinasi Lansia di Surabaya Dihentikan

Surabaya

Vaksin berhenti lantaran stok habis.

03 Mar 2021 17:05 WIB

Reaksi Dolly Parton Setelah Disuntik Vaksin

Selebriti

Musisi country itu meggubah lagu lamanya berjudul Joline.

03 Mar 2021 16:50 WIB

Pengurus MUI Mulai Divaksin, Menkes: Target 181 Juta Penduduk

Nasional

Masyarakat diminta bersabar untuk proses vaksinasi secara menyeluruh. Hal ini karena stok vaksin menjadi rebutan

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...