Ketua Perbasasi Surabaya Yayuk Sri Utami bersama Ketua Panpel Adik Dwi Putranto saat membuka Kejuaraan Surabaya Merdeka Games di Lapangan Darmawangsa
Ketua Perbasasi Surabaya Yayuk Sri Utami bersama Ketua Panpel Adik Dwi Putranto saat membuka Kejuaraan Surabaya Merdeka Games di Lapangan Darmawangsa

Lupakan Konflik, Perbasasi Gulirkan Surabaya Merdeka Games

Ngopibareng.id Lain-lain 12 August 2018 23:44 WIB

Terobosan baru digulirkan Pengkot Perserikatan Baseball  dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Surabaya. Selama bulan Agustus, organisasi yang sempat dililit konflik ini mengulirkan kompetisi bertitel Surabaya Merdeka Games (SMG) 2018.

Berbeda dengan kompetisi yang pernah ada, ajang yang baru pertama kali ini digulirkan setiap hari Sabtu dan Minggu selama bulan Agustus. Selain itu, setiap tim yang tampil merupakan gabungan dari klub-klub yang ada di Surabaya.

Ketua Perbasasi Surabaya Yayuk Sri Utami, menyambut baik sistem pertandingan ini. Sebab dalam sebuah tim terdapat pemain dari klub yang berbeda.

"Biar para pemain itu berbaur dengan atlet dari klub yang berbeda, sehingga mereka akan saling kenal dan tumbuh rasa persaudaraan," katanya saat membuka kejuaraan Surabaya Merdeka Games di Lapangan Sofbol Surabaya, Minggu 12 Agustus 2018.

Selain itu, lanjut Yayuk, dengan sistem ini maka pihak pengurus akan lebih mudah untuk mengali atlet berbakat. Sebab mereka bisa melihat kemampuan atlet saat bergabung dengan rekan yang berbeda.

"Kami akan terus menggali bibit atlet muda, selain itu kami juga akan memperbanyak kejuaraan untuk menambah jam terbang atlet," kata Yayuk.

Sementara itu Ketua Panpel Adik Dwi Putranto menjelaskan, kejuaraan ini diikuti oleh 250 peserta dari Surabaya dan Malang. Mereka dibagi menjadi empat kelompok yakni U12 terdiri dari empat tim, U15 (2 tim), U19 putra (5 tim) dan U19 putri (4 tim). "Khusus untuk pemain asal Malang tetap tergabung dalam satu tim," katanya.

Tidak hanya itu, Panpel juga menggelar Slopitch yang diikuti oleh pemain senior sampai dengan master dengan usia 40 tahun ke atas.

Ajang ini menjadi angin segar bagi pembinaan olahraga softball dan baseball di Surabaya setelah setahun terakhir ini dilanda konflik kepengurusan.
Sengketa organisasi di Perbasasi Surabaya berakhir setelah Badan Abritasi Olahraga Republik Indonesia (BAORI) mengabulkan seluruh gugatan yang dilayangkan sejumlah klub Surabaya.

Kini Pengprov Perbasasi Jatim wajib melantik pengurus Perbasasi Surabaya, sesuai amar putusan BAORI Nomer 03/P.BAORI/III/2018 yang menyebutkan ‘Memerintahkan kepada Termohon (Syamsu Rizal Ketua Umum Perbasasi Jatim) menerbitkan Surat Keputusan tentang Susunan Pengurus Pengkot Perbasasi Surabaya periode 2017-2021 serta membebankan biaya perkara sebesar Rp50 juta kepada pihak termohon. (tom)

Penulis : Rahmad Utomo

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Sep 2019 18:21 WIB

Tak Lolos ke PON 2020 di Papua, Ini Alasan Perbasasi Jatim

Lain-lain

Perbasasi Jatim tak lolos ke PON Papua, ini alasan Armuji.

28 Sep 2019 17:48 WIB

Armuji Resmi Jabat Ketua Perbasasi Jatim

Lain-lain

Pelantikan Armuji diharapkan mampu membawa Perbasasi bamgkit dari keterpurukan.

04 Jun 2018 21:06 WIB

Dirintis Putra Gubernur M.Noer, Hawks Jadi Klub Softball Tertua di Jawa Timur

Lain-lain

Tak seperti biasanya, tribun lapangan softball-baseball di Jalan Dharmawangsa, Surabaya, Minggu malam, 3 Juni 2018, dipenuhi ratusan orang, meski tidak ada pertandingan. Tua dan muda berbaur menjadi s

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...