Buggy Budijanto saat menggoreskan cat pada kanvas untuk mengambar kupu-kupu. (Foto:istimewa)

Makna Kupu-Kupu dalam Lukisan Buggy Budijanto

Seni dan Budaya 12 January 2020 13:40 WIB

Setiap pelukis tentu mempunyai objek gambar yang menjadi kesenangan atau ciri khasnya. Begitu juga dengan pelukis Buggy Budijanto yang memilih kupu-kupu sebagai inspirasi lukisannya.

"Kupu-kupu memiliki unsur rupa yang beragam. Mulai dari garis melengkung yang memberi kesan lembut tapi kuat, dominasi garis berwarna hitam, titik yang tidak beraturan juga bidang. Semua unsur-unsur rupa tersebut berulang sehingga membentuk satu komposisi yang bagus," papar Buggy Budijanto.

Menurut Buggy sapaan akrabnya, kepakan sayap kupu-kupu melambangkan optimisme. Hal inilah yang selalu ingin ia tonjolkan dalam setiap lukisannya.

Pelukis 57 tahun ini mengaku mulai konsisten melukis sejak tahun 2000 silam. Baginya konsistennya ini merupakan jalannya untuk menemukan jati diri.

"Butuh waktu puluhan tahun bagi pelukis untuk menemukan jati dirinya. Sampai saat ini pun saya masih mencoba untuk mengexplore objek kupu-kupu," ungkapnya.

Buggy saat menunjukan beberapa karyanyaFoto istimewaBuggy saat menunjukan beberapa karyanya.(Foto: istimewa)

Jari-jari Buggy yang sudah hampir 20 tahun melukis kupu-kupu terlihat gemulai memoleskan cat pada kanvas. Baginya kupu-kupu memiliki filosofi yang sangat dalam.

"Bagaimana tidak kupu-kupu ada dari ulat yang menjijikkan sampai menjadi indah, saat mati pun masih tetap indah. Untuk mau jadi kupu-kupu pun harus bertapa dulu di dalam kepompong," tambahnya.

Buggy mengungkapkan, dalam lukisannya ia tak hanya memperlihatkan kupu-kupu saja. Tapi juga ada karakter dan kepribadian yang tergambar disana, baginya hidup ini indah, maka keindahan itu yang ingin disampaikan pada lukisannya.

"Bulan depan konsep hidup saya akan ditampilkan dalam pameran tunggal. Dalam pameran itu saya akan membawakan tema indahnya kebersamaan dengan menghadirkan macam-macam lukisan. Tapi yang dominan tetap gambar kupu-kupu," ceritanya.

Pelukis yang biasa mengawali lukisannya dengan mengambarkan suasana ini berharap, seperti kupu-kupu yang selalu bergembol dan memiliki warna yang berbeda-beda, manusia juga bisa hidup berdampingan dengan rukun.

"Dalam hidup itu kita harus bersatu meskipun punya karakter yang berbeda-beda. Meskipun agama dan ras berbeda tetap harus saling menyatu. Saling menghargai karena kita semua ini saudara," tutup Buggy.

Penulis : Pita Sari

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

05 Jul 2020 02:28 WIB

Belajar Dulu Baca Al-Quran kepada Ahlinya, Sebelum Jadi Ustadz

Islam Sehari-hari

(Sebuah Catatan untuk Felix Siauw)

05 Jul 2020 01:59 WIB

Mina Vs Jimin AOA, Korban Bully Selama 10 Tahun

ngopiK-pop

Mina mengaku jadi korban bully rekannya, Jimin di girl group AOA.

05 Jul 2020 01:40 WIB

Pacar Putra Sulung Donald Trump Positif Covid-19

Internasional

Kimberly Guilfoyle, pacar putra sulung Donald Trump, terinfeksi Covid-19.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...