Lima Rumor Terkait Tragedi Pembunuhan Khashoggi

03 Oct 2019 07:55 Internasional

Pada 2 Oktober 2018, dunia dikejutkan dengan kasus dugaan pembunuhan seorang jurnalis berkebangsaan Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Khashoggi, yang dikenal sebagai pengkritik kerajaan Saudi, diduga "dihabisi" di dalam gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, tempat dia terakhir kali terlihat.

Sempat disangkal oleh pemerintah, namun kerajaan Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh walau hingga kini jasadnya tidak pernah ditemukan.

Berbagai spekulasi pun muncul tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Khashoggi. Banyak teori yang beredar dengan bukti masing-masing, namun tidak banyak yang kemudian bisa dikonfirmasi.

Jamal Khashoggi, diketahui salah satunya menulis untuk surat kabar AS, The Washington Post, kematiannya memuncjlkan sejumlah rumor. Berikut ngopibareng.id, mencatat empat rumor yang berkembang, terkait Jamal Khashoggi.

1. Dimutilasi dan Dibawa ke Riyadh

Pemerintah Turki termasuk salah satu pihak yang paling peduli dengan kasus pembunuhan Khashoggi, karena terjadi di wilayah mereka. Menurut sumber intelijen Turki, jasad Khashoggi sudah tidak berada di gedung konsulat di Istanbul, melainkan telah dibawa oleh pengawal pribadi Pangeran Mohammed bin Salman ke Riyadh menggunakan tas besar setelah sebelumnya dimutilasi.

Pengawal yang membawa potongan tubuh Khashoggi itu, menurut sumber intelijen yang dikutip Middle East Eye, bernama Maher Abdulaziz Mutrib. Dia dapat membawa pergi potongan tubuh tersebut tanpa ketahuan pihak bandara karena menggunakan jet pribadi dan ruang tunggu VIP di bandara Ataturk, sehingga tidak menjalani pemeriksaan.

2. Tewas Disuntik Cairan Mematikan dan Dimutilasi

Jaksa Agung Arab Saudi Saud al-Mojeb yang membeberkan sempat mencoba membeberkan kronologi pembunuhan Khashoggi di gedung konsulat di Istanbul.

Dikatakan Mojeb, operasi pembunuhan Khashoggi melibatkan hingga 21 orang, dengan 11 di antaranya menjalani persidangan dan lima orang dituntut hukuman mati. Disampaikan Mojeb, Khashoggi tewas setelah disuntik cairan mematikan.

Selanjutnya jenazahnya dimutilasi dan diserahkan ke agen yang telah menunggu di luar gedung konsulat. 

Jamal Khashoggi foto cnn
Jamal Khashoggi. (foto: cnn)

3. Dimutilasi dalam Waktu 30 Menit

Tiga jurnalis Daily Hurriyet, yakni Abdurrahman Simsek, Nazif Karaman, dan Ferhat Unlu menulis sebuah buku yang berjudul Diplomatic Atrocity: Dark Secrets of the Khashoggi Murder.

Dalam buku yang ditulis berdasarkan rekaman suara pembunuhan itu menggambarkan detail detik-detik sebelum Khashoggi hingga dimutilasi. Diungkapkan, Khashoggi ditahan oleh lima orang yang menghabisinya kemudian dibawa ke kamar mandi untuk dimutilasi.

Mutilasi dilakukan oleh dokter bedah bernama Salah al-Tubaigy, yang menggunakan gergaji listrik dan menyelesaikan tugasnya dalam waktu setengah jam.

Jamal Khashoggi Foto bbc
Jamal Khashoggi. (Foto: bbc)

4. Dilenyapkan Pakai Cairan Asam dan Dibuang ke Saluran Air

Sumber dari penyelidik Turki mengungkapkan bahwa tubuh Khashoggi dimutilasi dan dimasukkan ke dalam 15 kantong plastik sebelum kemudian dilarutkan menggunakan cairan asam.

Setelah dibunuh dan dimutilasi di kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul, potongan tubuh Khashoggi disebut dibawa ke kediaman konsul jenderal Saudi Mohammed al-Otaibi untuk dilenyapkan. Potongan tubuh Khashoggi disebut dihancurkan menggunakan cairan asam yang bereaksi cepat.

Setelah larut lantas dibuang ke saluran air. Sampel bukti tersebut didapat dari rumah dinas konsul jenderal Saudi Mohammed al-Otaibi, dalam penyelidikan yang berlangsung sejak Oktober.

5. Dibakar dalam Tungku Oven di Kediaman Konjen Saudi

Otoritas kembali mengklaim menemukan fakta lain seputar kasus pembunuhan Jamal Khashoggi. Kali ini disebutkan, jenazah sang jurnalis telah dilenyapkan dengan cara dibakar dalam tungku oven.

Klaim itu setelah petugas menemukan sebuah tungku oven besar di kediaman konsul jenderal Saudi di Istanbul yang disebut mampu menahan suhu di atas 1.000 derajat Celsius, yang cukup untuk melelehkan logam.

Diduga, kantong berisi potongan jenazah Khashoggi itu dibakar di dalam oven tersebut untuk menutupi jejak pembunuhannya. Penyelidik Turki juga menemukan jejak darah di tembok kantor konsulat setelah cat yang digunakan tim pembunuh Khashoggi dikelupas.

Penulis : Riadi


Bagikan artikel ini