Ketua Umum PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, berharap wakil Jatim kembali juarai Liga 3 nasional 2019. (Foto: Haris/@ngopibareng.id)

Liga 3 PSSI Jatim Diputar, Riyadh: Lanjutkan Tradisi Juara!

Liga Indonesia 27 July 2019 04:25 WIB

Kompetisi Liga 3 Kapal Api PSSI Jatim 2019 resmi dimulai. Pertandingan antara PSM Madiun dengan Persibo Bojonegoro yang digelar di Stadion Wilis, Madiun, Jumat 26 Juli 2019 malam, menjadi penanda dimulainya kompetisi amatir kasta tertinggi di Jatim ini.

Harapan tinggi digantungkan di pundak 39 klub peserta Liga 3 2019 regional Jatim tersebut. Maklum, Jatim selalu mendominasi Liga 3 nasional pada dua tahun terakhir dengan mengantarkan dua wakilnya tampil sebagai juara.

“Kami berharap klub-klub peserta Liga 3 tahun ini juga melanjutkan tradisi juara tim Jawa Timur di ajang Liga 3,” kata Ahmad Riyadh, Ketua Asprov PSSI Jatim.

“Pada 2017, Blitar United menjadi juara Liga 3. Pada 2018, giliran Persik yang menjuarai Liga 3. Tantangan tahun ini adalah bagaimana meneruskan tradisi itu. Kami berharap mutu pertandingan ini bisa dibawa ke level nasional,” harap Riyadh sesaat sebelum upacara pembukaan Liga 3 Kaapal Api PSSI Jatim berlangsung.

Ketua Komite Adhoc Integritas PSSI ini menekankan agar tradisi ini jangan sampai hilang.

Status Asprov PSSI terbaik di Indonesia yang disematkan pada Asprov PSSI Jatim harus diimbangi dengan prestasi klub-klub Jatim di level nasional. Predikat terbaik yang diberikan oleh PSSI pusat ini juga mengacu pada keberhasilan Asprov Jatim menyelenggarakan seluruh program yang diamanatkan oleh Kongres PSSI.

“Output-nya adalah prestasi. Sebab di sepak bola, sebaik apa pun administrasi kalau tidak berprestasi akan dianggap gagal,” sebut Riyadh.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim, Supratomo berharap Liga 3 2019 berlangsung sukses dan lancar.

Ia juga ingin para peserta Liga 3 menjaga marwah Jatim sebagai barometer sepak bola di Indonesia. “Dari dulu, Jatim selalu punya tim-tim hebat di semua level. Jadi saya pikir harapan untuk mempertahankan marwah itu wajar. Kita sebagai provinsi besar di Indonesia dengan kultur sepak bola yang kuat, sudah selayaknya menjadi yang terdepan, baik dari sisi pembinaan dan prestasi,” ucap Supratomo.

Penulis : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

31 Mar 2020 21:20 WIB

Tambah Dua Orang Positif Covid-19 di Jawa Timur

Jawa Timur

Kedua pasien berasal dari Kabupaten Gresik dan Madiun.

30 Mar 2020 19:10 WIB

Hampir 13 Ribu Tiket Keberangkatan KA di Daop VII Dibatalkan

Jawa Timur

Hal ini sebagai upaya mengurangi penyebaran corona.

28 Mar 2020 11:25 WIB

3 Mobil Mewah Mantan Walikota Madiun akan Dilelang KPK

Korupsi

Walikota Madiun telah divonis dalam perkara korupsi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.