Suasana pembubaran massa oleh polisi di ruas Jalan Wahid Hasyim, Rabu 22 Mei 2019. (Foto: Diky/Antara)

Lempari Batu dan Petasan, Polisi Bubarkan Massa di Wahid Hasyim

Nasional 22 May 2019 04:31 WIB

Polisi membubarkan massa yang berkumpul di ruas Jalan Wahid Hasyim meski pengunjuk rasa melakukan perlawanan pada Rabu 22 Mei 2019 dini hari.

Polisi awalnya mengimbau massa yang berada di simpang Sabang-Wahid Hasyim untuk membubarkan diri, namun malah mendapat jawaban berupa makian dan lemparan batu.

Polisi akhirnya bergerak maju untuk membubarkan massa serta menembakkan gas air mata dan peluru karet.

Meski terpukul mundur massa terus melemparkan batu dan memprovokasi petugas dengan kata- kata yang tidak senonoh.

Dalam peristiwa itu polisi berhasil menangkap beberapa orang yang diduga sebagai provokator. Selain itu sejumlah perusuh yang mencoba bersembunyi di warung atau gedung berhasil diamankan petugas.

Polisi terus memukul mundur massa hingga ke persimpangan Wahid Hasyim-Gondangdia. Petugas bertahan persimpangan tersebut, atau tepatnya di depan Hotel Cemara.

Massa yang terpukul mundur hingga persimpangan tersebut akhirnya membubarkan diri pada sekitar pukul 02.30 WIB.

Polisi bertahan di titik tersebut hingga pukul 03.30 WIB untuk memastikan massa tidak berkumpul kembali.

Situasi terakhir pada pukul 03.50 WIB di depan kantor Bawaslu terpantau cukup tenang meski polisi masih berjaga dengan kondisi siaga penuh. (ant)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jun 2020 06:47 WIB

Di Tengah Ketegangan dan Aksi Unjuk Rasa, Ini Keadaan WNI di AS

Internasional

Jumlah WNI yang bermukim di AS tersebar di berbagai kota.

02 Jun 2020 18:23 WIB

Model Belanda Imaan Hammam Ikut Aksi Tewasnya George Floyd

Internasional

Model cantik Belanda keturunan Markoko-Mesir ikut aksi di Amsterdam.

02 Jun 2020 09:59 WIB

Autopsi Kematian George Floyd dan 4 Fakta Pemicu Unjuk Rasa di AS

Internasional

Kematian George Floyd memicu gelombang unjuk rasa.

Terbaru

Lihat semua
05 Jun 2020 07:04 WIB

Para Pemimpin Air Mata

Fathorrahman Fadli
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...