Ratusan ikan paus raksasa jenis pilot terdampar di pantai di Australia Barat hari Jumat 23 Maret kemarin. (foto: ampelsa/antara)
Ratusan ikan paus raksasa jenis pilot terdampar di pantai di Australia Barat hari Jumat 23 Maret kemarin. (foto: ampelsa/antara)

Lebih 150 Ikan Paus Raksasa Terdampar dan Mati di Australia

Ngopibareng.id Internasional 24 March 2018 12:40 WIB

Lebih dari 150 paus pilot bersirip pendek, kecuali enam ekor, yang terdampar di pantai di Australia Barat telah mati, meskipun ada upaya pihak berwenang dan pengunjung pantai untuk menyelamatkannya, demikian pejabat setempat menjelaskan Sabtu 24 Maret 2018.

Mamalia laut tersebut terdampar di Teluk Hamelin, sekitar 315 kilometer arah selatan ibu kota negara bagian, Perth, antara 22 dan 23 Maret kemarin.

Pihak berwenang, dokter hewan dan penduduk setempat yang mengunjungi pantai berusaha menyelamatkan 15 dari mamalia laut berordo "cetacea" yang bermigrasi di perairan dangkal, namun hanya tujuh yang berhasil ditempatkan kembali di dalam air.

Seorang juru bicara dari Departemen Keanekaragaman Hayati, Konservasi, dan Atraksi Australia Barat mengatakan, seekor paus kembali ke pantai dan harus dimatikan. Sejauh ini, enam paus yang tersisa tampaknya selamat, meski pengendali insiden Jeremy Chick mengatakan mereka bisa berusaha ke pantai sendiri di lokasi lain.

Ikan paus pilot, yang merupakan bagian dari keluarga lumba-lumba, beratnya masing-masing antara satu hingga empat ton, memberikan tantangan logistik kepada pemerintah setempat, yang sekarang bekerja untuk membuang bangkai.

Memang ikan paus seringkali terdampar di jalur pantai saat  bermigrasi di antara tempat pencarian makanan Antartika di selatan dan perairan utara yang hangat, di mana mereka memelihara anak-anak mereka. Tetapi kali ini jumlahnya sangat banyak dan ini tidak biasa.

Paus terdampar secara besar-besaran pernah terjadi pada 1996, ketika 320 paus pilot bersirip panjang terdampar di utara Teluk Hamelin Bay dan mati.

Penduduk setempat dan wisatawan telah diperingatkan untuk menjauhi perairan, karena kemungkinan adanya peningkatan jumlah hiu yang tertarik oleh paus yang mati. Pantai tersebut ditutup, sementara sementara pihak berwenang membuang ikan paus yang mati. (ant/rtr)

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Nov 2020 17:57 WIB

Biden Telepon Pemimpin Jepang, Korsel dan Australia. Indonesia?

Internasional

Presiden AS terpilih Biden telepon pemimpin Jepang, Korsel dan Australia.

01 Nov 2020 12:40 WIB

Kisah Russell Crowe Bertemu UFO

Selebriti

Penampakannya diunggah di Youtube

25 Oct 2020 19:20 WIB

Persebaya Libur Latihan, Aryn Pilih Main Golf dan Traveling

Liga Indonesia

Ia ingin tetap mengasah kemampuan otaknya dan refresh mood

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...