Lapierre Aircode DRS lebih  modern, nyaman, bersih dan laju
Lapierre Aircode DRS lebih modern, nyaman, bersih dan laju

Lapierre Aircode DRS, Upgrade Sepeda Aero Jadi Nyaman dan Laju

Ngopibareng.id Gowes Bareng 01 October 2020 07:45 WIB

Lapierre me-refresh sepeda aeronya yang Aircode SL. Sekarang, berubah tipenya menjadi Aircode DRS. Dan Lapierre mengklaim versi baru ini lebih aerodinamis, lebih kaku dan lebih ringan daripada versi Aircode SL. Juga lebih nyaman.

Secara bentuk frame memang beda jauh. Terutama di bagian pertemuan antara seatstay dan toptube yang berdesain unik. Desain ini katanya membuat lebih nyaman. Nampak lebih modern juga Aircode DRS ini. Juga, tidak ada lagi lekukan di bagian depan roda belakang khas sepeda aero (area bagian belakang seat tube).

Dengan bentuk frame yang berubah dan tanpa kabel membuat Aircode DRS lebih aerodinamisDengan bentuk frame yang berubah dan tanpa kabel membuat Aircode DRS lebih aerodinamis
Penampakan Lapierre Aircode DRS saat di balapan ParisNice bulan Maret 2020Penampakan Lapierre Aircode DRS saat di balapan Paris-Nice bulan Maret 2020

Menurut klaim Lapierre, Aircode DRS ini 13 persen lebih laju dibandingkan Aircode SL. Dengan frame carbon yang berteknologi NACA (National Advisory Committee for Aeronautics) airfoil tube. Frame baru ini hanya tersedia dalam versi disc brake.

Aircode DRS tampil bersih. Tidak ada kabel di kokpitnya. Semua sudah tersembunyi. Jadi kabel dari shifter masuk ke handlebar lantas masuk ke stem dan turun ke frame.

Bearing headset menggunakan ukuran 15 inchi agar ada ruang untuk kabel internalnyaBearing headset menggunakan ukuran 1,5 inchi agar ada ruang untuk kabel internalnya

Karena ini memang sepeda aero, jadi handlebar pun sudah berbentuk aero. Dan sudah ready untuk dipasangi aerobar extension. Yang menarik adalah Lapierre tidak hanya membuat sepeda lebih aerodinamis, geometri frame juga membuat posisi cyclist jadi lebih aero.

 

sudah ada dudukan tinggal pasang  aero bar extensionsudah ada dudukan tinggal pasang aero bar extension

Bila diperhatikan sudut seat tube Aircode DRS lebih tegak dibandingkan Aircode AL. Dan memiliki reach yang lebih jauh. Kedua hal ini membuat posisi badan cyclist lebih maju ke depan.

Dan idealnya, sedikit turun di bagian depan. Meskipun frame ukuran besar, akan tetapi mendapatkan handlebar yang tidak lebar. Agar posisi cyclist seaero mungkin mengurangi hantaman angin dari depan.

Seat stay seat tube dan top tube junction yang ada bypass sehingga seat tube lebih bebas bergerak jadi menambah kenyamananSeat stay, seat tube dan top tube junction yang ada bypass sehingga seat tube lebih bebas bergerak jadi menambah kenyamanan.

Aircode DRS ini diklaim lebih kaku, tapi secara bobot malah lebih ringan dibandingkan Aircode SL. Ini bisa didapat karena Lapierre memiliki sistem konstruksi karbon kevlar yang baru.

Karena Aircode DRS ini hanya tersedia dalam sistem pengereman disc brake maka full bike dengan komponen yang sama akan lebih berat daripada Aircode SL. Tapi Lapierre mengklaim, secara feel, cyclist akan merasa lebih ringan.

Bobot frame Aircode DRS lebih ringan 80 gram dibandingkan SL. Sehingga berat frame Aircode DRS mendekati 900 gram.

Untuk kenyamanan, ini yang istimewa dan keunggulannya. Lapierre mengklaim Aircode DRS lebih nyaman 12 persen dibandingkan Aircode SL. Terima kasih pada area pertemuan seat tube, seat stay, dan top tube yang ada “bypass” antara top tube dengan seat stay sehingga seat tube bisa lebih fleksibel bebas bergerak.

Jika ingin lebih nyaman lagi, bisa pakai ban 28 mm menggantikan ban bawaan pabrik yang 25 mm.

Sistem bypass seat tube seat stay yang membuat nyamanSistem bypass seat tube seat stay yang membuat nyaman.

Bobot Lapierre DRS 2021

Lapierre Aircode DRS dengan Shimano 105 = 8,68 kg

Lapierre Aircode DRS dengan Shimano Ultegra = 8,1 kg

Lapierre Aircode DRS dengan Shimano Ultegra Di2 = 8 kg

Lapierre Aircode DRS dengan Shimano Ultegra Di2 + wheelset DTSwiss ARC 1100 DB (7,76 kg)

Penulis : Yudy Hananta

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Oct 2020 18:00 WIB

PBNU Apresiasi Polri Tangkap Sugi Nur

Nasional

Sugi Nur ditangkap karena menghina NU.

24 Oct 2020 17:49 WIB

Jiplak Penyanyi Korea, Video Musik Via Vallen di YouTube Dihapus

Musik

Konsep video musik Via Vallen dituding jiplak penyanyi Korea, IU.

24 Oct 2020 17:36 WIB

Cegah Klaster Covid-19, Bawaslu Banyuwangi Rapid Test Massal

Rek, Ojok Angel Tuturane

Bawaslu Banyuwangi rapid test massal.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...