Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Abdul Rachman Saleh Malang mengirim pesawat Hercules jenis C 130 A 1336 ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 6 Agustus 2018. (Foto: Dok. Lanud Abd Saleh)
Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Abdul Rachman Saleh Malang mengirim pesawat Hercules jenis C 130 A 1336 ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 6 Agustus 2018. (Foto: Dok. Lanud Abd Saleh)
Gempa Lombok

Lanud Abd Saleh Kirim Pesawat Hercules untuk Distribusi Bantuan Gempa Lombok

Ngopibareng.id Reportase 06 August 2018 19:39 WIB
Malang: Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Abdul Rachman Saleh Malang mengirim pesawat Hercules jenis C 130 A 1336 ke Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin 6 Agustus 2018.
 
Hercules ini dikirim untuk membantu proses distribusi bantuan bagi korban gempa berkekuatan 7.0 Skala Righter (SR). Pesawat jenis angkut ini diterbangkan dari Lanud Abd Saleh take off pada pukul 06.45 WIB.
 
Selain mengangkut sebanyak 64 personel Batalyon Kesehatan Divif 2 Kostrad Malang, pesawat ini juga mengangkut bantuan obat-obatan, makanan, minuman, tenda, fielbad, dan genset dengan berat sekitar 8 ton.
 
Danlanud Abd Saleh, Marsma TNI Andi Wijaya, mengatakan pesawat ini disiagakan untuk mengangkut bahan bantuan bagi korban bencana gempa Lombok. Baik itu makanan, minuman, serta obat-obatan, tenda, genset dan lain sebagainya, yang kini banyak dibutuhkan bagi korban gempa.
 
"Pesawat Hercules lainnya yang ada di Lanud Abd Saleh juga disiagakan penuh untuk berangkat sesuai perintah komando atas jika dibutuhkan sewaktu-waktu," katanya 
 
Sebelumnya dikabarkan, gempa bumi berkekuatan 7.0 SR mengguncang kawasan Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu 5 Agustus 2018 pukul 19.46 WITA. Lokasi gempa berada di titik 8.37 Lintang Selatan dan 116.48 Bujur Timur pada kedalaman 15 km.
 
"Mari kita doakan bersama, semoga proses bantuan, evakuasi, semua berjalan dengan aman dan lancar, serta diberi kekuatan dan perlindungan," pungkas Danlanud.
 
Seperti diketahui, dampak gempa bumi 7.0 SR yang mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu 5 Agustus 2018 pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas. 
 
Hingga Senin 6 Agustus 2018 dini hari pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan.
 
Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, 82 orang meninggal dunia, terdiri dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. 
 
"Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.(umr/amr)

Penulis : Umar Alfa

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

27 Feb 2021 14:07 WIB

Gempa Halmahera Selatan, Bangunan Rusak Ringan

Warta Bumi

BPBD Halmahera Selatan merilis bangunan rusak akibat gempa.

19 Feb 2021 13:04 WIB

Iran Diguncang Gempa Dahsyat, 10 Orang Terluka

Internasional

Dengan magnitudo 5.6 di dekat Kota Sisakht

16 Feb 2021 12:40 WIB

Gempa Mamuju, 153 Gedung Sekolah Rusak

Bencana

Sebanyak 77 gedung perkantoran juga rusak.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...