Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melantik pengurus baru YKP di Balai Kota, uniknya dirinya juga ikut bersumpah. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Lantik Pengurus YKP Baru, Risma Ikut Bersumpah

Surabaya 16 July 2019 03:59 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menugaskan 10 pejabat Pemerintah Kota Surabaya untuk menjadi pembina dan pengawas Yayasan Kas Pembangunan (YKP) Kota Surabaya. Senin, 15 Juli 2019 di Balai Kota Surabaya, Risma resmi melantik pengurus baru untuk menggantikan Mentik CS.

Berdasarkan surat perintah nomor 800/6790/436.1.2/2019 tertanggal 24 Juni 2019, Risma memberi mandat kepada Hendro Gunawan (Sekretaris Daerah Kota Surabaya), Eri Cahyadi (Kepala Bappeko) dan Ira Tursilowati (Kepala Bagian Hukum) ditunjuk sebagai Pembina.

Kemudian pejabat yang ditugaskan sebagai Pengawas adalah Dedik Irianto (Kepala Bagian Administrasi Pemerintah dan Otonomi Daerah), Dahliana Lubis (Inspektur Pembantu Wilayah III), dan Yuniarto Herlambang (Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah).

Sementara, yang ditugaskan sebagai pengurus adalah Yusron Sumartono (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah), Ekawati Rahayu (Kepala DInas Pengelolaan Bangunan dan Tanah), dan Chalid Buhari (Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang).

Pelantikan ini disaksikan oleh para rohaniawan dari berbagai lintas agama. Tak lama 10 pejabat itu diambil sumpahnya di lantai 2 Balai Kota Surabaya. Bahkan, Risma sendiri juga diambil sumpahnya.

"Menurut saya, tidak ada seorang pun yang tidak akan tergoda dengan aset yang dimiliki oleh YKP Surabaya. Apalagi satu rumah saja harganya di atas Rp 1 miliar. Jadi, ini diambil sumpahnya supaya lebih hati-hati," kata Risma usai diambil sumpahnya.

Menurut Risma, pengambilan sumpah itu sudah berdasarkan saran dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Bagi dia, pengambilan sumpah kali ini bukan semacam pelantikan.

"Jadi, ini sifatnya bukan pelantikan, tapi ini sumpah karena kami ingin menjaga kepercayaan yang sudah diperjuangkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” katanya. (faq)

Penulis : Faiq Azmi

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

04 Jul 2020 15:00 WIB

Pilwali Surabaya, DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom

Pilkada

Deni menegaskan belum ada rekom yang turun ke Jatim atau Surabaya

02 Jul 2020 22:45 WIB

Rapid Test UTBK, Rektor Unair: Kenapa Masuk Mal dan Pasar Bebas?

Nasional

Rektor Unair Mohammad Nasih membandingkan mal dan pasar.

02 Jul 2020 20:59 WIB

Rapid Test untuk UTBK, Dosen Unair Sebut Risma Lampaui Batas

Surabaya

Dosen Unair tuding Risma lampaui batas kewenangan.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...