Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda pangkat kepada para penjabat sementara di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 25 September 2020 malam. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan tanda pangkat kepada para penjabat sementara di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 25 September 2020 malam. (Foto: Fariz Yarbo/Ngopibareng.id)

Enam Kepala Daerah Ikut Pilkada, Khofifah Lantik Pjs

Ngopibareng.id Jawa Timur 25 September 2020 23:55 WIB

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik enam penjabat sementara (Pjs) kepala daerah di enam kabupaten/kota di Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 25 September 2020 malam.

Dalam pelantikan ini, Khofifah melantik naman Himawan Estu Bagiyo sebagai Pjs Bupati Mojokerto, Benny Sampirwanto Pjs Bupati Trenggalek, Budi Santosa Pjs Bupati Blitar, Djumadi sebagai Pjs Walikota Blitar, Saiful Ghulam sebagai Pjs Bupati Malang, dan Ardo Sahak sebagai Pjs Walikota Pasuruan.

Pelantikan enam Pjs ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sementara kepala daerah karena enam kepala daerah saat ini menjalani masa cuti mengikuti kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, 26 September-5 Desember 2020 mendatang.

Khofifah menyampaikan pesan agar para Pjs untuk segera melakukan konsolidasi dengan Forkopimda setempat dan tokoh-tokoh masyarakat agar dapat menjaga kondisi daerah tetap kondusif dalam masa Pilkada Serentak ini.

“Selain itu, tahun ini menyeiringkan dengan berbagai ikhtiar kita berkait pandemi, dampak sosial, dampak ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kepastian kordinasi antar Forkopimda menciptakan situasi aman terkendali,” ujar Khofifah.

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan, para Pjs beserta Sekretaris Daerah harus segera mulai membahas rancanangan Revisi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan DPRD, kemudian menyelaraskan antara Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) daerah, dengan RKPD Provinsi, dan juga dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).  

“Saya juga pesan, Dinkes dan Kepala RS Rujukan di enam kabupaten/kota segera bangun kordinasi suapaya proses pengendalian Covid tetap termonitor dan terkendali,” pungkasnya.

Penulis : Fariz Yarbo

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

30 Oct 2020 00:21 WIB

Desa Digital di Tulungagung, Kentongan pun Diganti Aplikasi

Jawa Timur

Panic button kentongan ada di aplikasi Android.

29 Oct 2020 23:35 WIB

Diterpa Gelombang Kedua, Negara di Eropa Lockdown Lagi

Internasional

Jerman dan Prancis terapkan lockdown lagi.

29 Oct 2020 22:45 WIB

Soal Boikot Produk, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Nasional

Meminta agar ada konfirmasi dari Dubes Prancis.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...