Lakukan TC di Australia, Pemain Persebaya U-19 Diuji Kemampuan Berbahasa Inggris

28 Jun 2018 14:34 Kapal Api Persebaya

Persebaya Surabaya U-19 yang kini menjalani program training camp (TC) di Australia sudah mulai berjalan. Tim besutan Bejo Sugiantoro itu dijadwalkan terbang ke Perth, Australia Barat mulai 28 Juni sampai 4 Juli mendatang.

Namun, dalam pemberangkatannya ini, para pemain muda Bajol Ijo itu harus mempertebal bahasa Inggris mereka di sana. Para pemain Parsebaya U-19 akan diuji dengan kelancaran berbahasa menggunakan bahasa Inggris.

Menanggapi masalah itu, pelatih kiper Persebaya U-19 Deddy Sutanto mengatakan laiknya pekerjaan lainnya, komunikasi dibutuhkan dalam sepak bola. Menurutnya kendala bahasa menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dijawab oleh para pemain.

"Karena sepak bola adalah bahasa universal. Jadi, selama beberapa hari terakhir, saya dan teman teman sudah belajar memperbaiki kosa kata bahasa Inggris, terutama yang berkaitan dengan sepak bola,” jelasnya.

Menurut Deddy, kalau terkendala bahasa, maka mereka tidak dapat memahami instruksi-instruksi sederhana yang diberikan selama pelatihan.

"Lalu, bagaimana mau berkomunikasi, kalau bahasa Inggris-nya tak lancar. Sekarang kami memperkaya bahasa Inggris, dan sudah bisa sih, sedikit-sedikit,” ujar mantan kiper Persebaya ini.

Selain kendala bahasa, para pemain Persebaya U-19 ini juga harus menghadapi cuaca ekstrim di sana. Karena, kondisi Australia dengan Indonesia tentulah berbeda jadi para pemain harus bersiap dengan kondisi di negeri Kanguru itu.

“Info yang kami dapat, di Australia cuacanya dingin. Kami disarankan membawa jaket, sweater dan kerpus. Semuanya harus tebal. Selain mengepak pakaian secukupnya, juga nambah bawa perlengkapan tim, bola marker dan lain-lain,” beber Sony Setiawan, asisten pelatih Persebaya U-19.

Sebelumnya, Presiden Persebaya, Azrul Ananda mengatakan, program pemusatan latihan selama sepekan di Perth tersebut adalah rencana lama. Menurutnya, Australia memiliki perkembangan Sports Science yang sangat maju sehingga cocok menjadi destinasi sangat tepat untuk belajar olahraga, termasuk sepak bola. Dan, itu sangat bagus, terutama untuk mereka yang masih dalam tahap pembinaan. (hrs)

Penulis : Haris Dwi


Bagikan artikel ini