Petugas gabungan saat berupaya memadamkan api kebakaran lahan gambut di areal Bandara Kertajati, Majalengka, Jabar, Sabtu, 28 September 2019 malam. (Foto: Ant)

Lahan Gambut Area Bandara Kertajati Terbakar

Nusantara 28 September 2019 23:23 WIB

Puluhan hektare lahan gambut yang berada di area Bandara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terbakar, Sabtu 28 September 2019 malam.

Petugas gabungan dari unsur relawan BPBD, serta pemadaman bandara dan Pertamina dikerahkan ke lokasi kobaran api.

Kobaran api terlihat dari luar maupun dalam areal bandara. Titik api bahkan meluas hingga mendekati area landasan pacu atau runway bandara.

Saat ini, kondisi di sekitaran lokasi areal yang terbakar dijaga ketat petugas dan awak media dilarang untuk mendekat untuk mengambil gambar. Areal lahan gambut yang terbakar mencapai 20 hektare.

"Sebagian besar yang terbakar itu memang lahan kosong yang ditumbuhi ilalang. Titik yang terbakar di luar maupun di dalam area bandara. Kami masih upayakan lakukan pemadaman," ujar Pelaksana BPBD Majalengka Agus Permana, dikutip Antara.

Ditambahkan Agus, api nyaris membakar gudang avtur bandara. Sejumlah mobil tangki bahan bakar pun dievakuasi.

"Ya memang kebakaran itu sudah mendekati gudang avtur, semua mobil tangki kita ungsikan. Sampai sekarang masih di luar (gudang)," katanya.

Agus memastikan api berhasil dipadamkan petugas gabungan sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, lanjut dia, petugas masih disiagakan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.

"Sudah aman. Tapi masih ada bara. Mobil tangki dari gudang avtur masih di luar karena khawatir yang namanya bahan bakar kan mudah terbakar," katanya.

Agus menyebutkan titik api bermula dari kebakaran lahan milik warga sekitar di Blok Pejaten Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Kebakaran merembet hingga ke lahan BIJB, sekitar gudang bahan bakar dan kargo.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

23 Jun 2020 18:03 WIB

Asap Kebakaran Hutan Menambah Resiko Kematian Covid-19

Nasional

Penyebabnya, infeksi saluran pernafasan bisa menjadi penyakit penyerta.

23 Jun 2020 17:56 WIB

Jokowi Perintahkan Pencegahan Karhutla Manfaatkan Teknologi

Nasional

Teknologi sangat penting untuk memantau hot spot dan update.

19 Jun 2020 04:53 WIB

Tiga Generasi Antara Wabah dan Pandemi, Ini Kisah Mengharukan

Khazanah

Kisah hikmah di tengah Pandemi Covid-19

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...