Poster lagu Ojo Mudik (Jangan Mudik) kolaborasi Didi Kempot dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, sebagai sosialisasi agar tidak mudik di tengah pandemi corona. (Foto: YouTube)

Lagu Ojo Mudik, Kolaborasi Terakhir Didi Kempot-Walikota Solo

Nasional 05 May 2020 09:38 WIB

Penyanyi campursari asal Solo, Didi Kempot merilis lagu terbarunya dengan menggandeng Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) dan sejumlah Muspida. Lagu campursari tersebut diberi judul Ojo Mudik (Jangan Mudik).

Lagu tersebut mengandung pesan kepada masyarakat utamanya perantau agar tidak melakukan perjalanan mudik di tengah pandemi corona (Covid-19). Selain walikota, dalam video yang direkam di rumah dinas Loji Gandrung itu juga melibatkan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji.

Jika disimak syair lagu yang tayang di YouTube tersebut isinya mengisahkan tentang virus corona yang tiba-tiba datang. Selain itu juga ajakan ke masyarakat agar rajin mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak.

Pesan penting disampaikan Didi Kempot kepada perantau agar tidak mudik. Masyarakat juga diharap memaklumi jika mudik tidak disarankan saat wabah Covid-19 melanda.

"Saya ikut nyanyi sedikit. Pembuatan video dilakukan dua pekan lalu di Loji Gandrung," kenang Rudy, Selasa 5 Mei 2020, dikutip dari wawancara live di Kompas TV.

Rudy mengaku beberapa kali berkomunikasi dengan Didi Kempot dan diminta membantu sosialisasi anak seniman Ranto Edi Gudel itu.

"Kemarin (Senin, 4 Mei) saya masih telepon-teleponan. Kondisi seperti ini (pandemi corona) membuat pertemuan terbatas," ujar Rudy.

Ia memastikan saat ngobrol bareng, Didi Kempot dalam kondisi sehat. "Beliau sehat, saya sempat tanya sehat Mas?. Tidak ada tanda-tanda beliau sakit selama ngobrol," beber Rudy.

Belakangan ini, komunikasi Rudy dengan Didi Kempot intens. Sebab, keduanya berkolaborasi dalam sebuah lagu untuk sosialisasi larangan mudik.

"Isi lagunya sangat pas untuk sosialisasi pencegahan Covid-19. Liriknya mudah dipahami masyarakat Jawa, bahasanya mudah dan sudah akrab di telinga," katanya.

Kota Solo termasuk salah satu daerah di Pulau Jawa sebagai tujuan mudik yang sangat rentan penularan virus corona. Saat ini ada karantina pemudik selama 14 hari di Graha Wisata Niaga.

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 06:49 WIB

Gus Kamil, Pewaris Jalan Politik Kiai Maimoen Zubair

Tokoh

Sebagai Ketua DPRD Rembang, tetap mengajar di Pesantren Al-Anwar

13 Jul 2020 06:46 WIB

Pejabat PBB: Putra Mahkota Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Internasional

Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman disebut sebagai tersangka utama.

13 Jul 2020 06:32 WIB

Klasemen F1 2020 Dikuasai Tim Mercedes AMG Petronas

F1

Juara F1 GP Styria, Lewis Hamilton naik ke peringkat kedua.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...