Lagi-lagi Persebaya U-16 Gagal Menang di Karanggayam

19 Nov 2018 13:35 Kapal Api Persebaya

Persebaya kembali mengalami kesulitan pada laga lanjutan putaran 4 Elite Pro Academy Grup C. Kali ini mereka harus berbagi poin dengan PSM Makassar U-16, Senin 19 November 2018 di Lapangan Karanggayam, Surabaya.

Hasil minor ini tak lepas dari kekuatan Persebaya berkurang di akhir babak pertama sejak menit ke-30. Setelah Brylian Aldama mendapat kartu kuning kedua setelah tangannya kedapatan menyentuh bola dengan sengaja.

Sebelum Brylian keluar lapangan, sebetulnya Persebaya menguasai jalannya pertandingan. Bahkan beberapa peluang tercipta lewat trio penyerang Persebaya U-16, Brylian Aldama, Muhammad Akrom dan Ragil Satrya. Sayang, rapatnya barisan pertahanan PSM membuat Persebaya tak mampu mencetak gol hingga babak pertama usai. Skor sama kuat, 0-0.

Babak kedua praktis menjadi milik PSM. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan. Namun kegemilangan Ernando di bawah mistar gawang Persebaya membuat PSM kesulitan mencetak gol. Bahkan pada menit ke-55 Ernando berhasil menggagalkan eksekusi penalti yang diambil oleh Aan Sesario.

Persebaya bukannya tanpa peluang. Pada babak tambahan waktu Muhammad Akrom memiliki kesempatan mencetak gol setelah lepas dari penjagaan. Sayang tendangannya justru terlalu lemah sehingga dapat ditangkap oleh kiper lawan. Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Mengenai hasil minor kedua ini, Pelatih Persebaya U-16 Yongki Kastanja menilai, keluarnya Brylian memengaruhi mental anak asuhnya. Namun, mantan gelandang Persebaya era 80-an ini memuji penampilan Ernando.

"Kartu merah untuk Brylian membuat pemain lainnya down, namun saya tetap bersyukur karena kita masih bisa dapat poin meski kalah jumlah pemain. Pengalamannya di timnas membuat lawan gentar, sehingga pemain lawan juga kesulitan untuk mencetak gol ke gawang kita," kata Yongky usai pertandingan.

Pujian yang sama dilontarkan Manajer PSM Makassar Febriyanto Wijaya. Ia mengatakan kiper nomor satu Timnas Indonesia U16 itu layak jadi man of the match.

"Jika ada penghargaan man of the match, Ernando layak mendapatkannya, karena Persebaya lolos dari kekalahan berkat penampilan apiknya" ujar Febriyanto. (hrs)

Penulis : Haris Dwi
Editor : Rizal A


Bagikan artikel ini