Lokasi pengerjaan Alun-alun Kota Surabaya(Andik Dwi Setiawan/Ngopibareng.id)

Alun-Alun Surabaya Ditarget Selesai 17 Agustus

Surabaya 12 July 2020 14:05 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menyelesaikan pengerjaan alun-alun kota, sebelum tanggal 17 Agustus 2020. Kini proses pembangunan telah mencapai 80 persen.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Surabaya, Iman Krestian membenarkan perihal percepatan penggarapan tersebut.

"Saat ini kami percepat , karena target untuk area atas itu biar segera selesai. Kami target sebelum 17 Agustus sudah clear, untuk area plaza atas," kata Iman, saat dikonfirmasi, Minggu, 12 Juli 2020.

Menurut Iman, saat ini pengerjaan alun-alun yang berada di dekat Balai Pemuda tersebut sudah mencapai 80 persen. Selain itu, penggarapan proyek di basement ini juga terus dilakukan secara berkesinambungan.

Menyambung hal tersebut, lanjut Iman, dalam perealisasian alun-alun Kota Surabaya, pihaknya tengah melakukan pemasangan marmer. Hal ini bertujuan untuk memperindah bangunan. "Jadi lebih rapi. Terus ada penambahan area taman, lebih banyak tanaman memang," jelasnya.

Iman mengungkapkan, jika nantinya di dalam area alun-alun, akan ditumbuhi tanaman hijau. Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga berencana untuk memasang air mancur, yang bersifat menyejukkan. "Jadi nanti kesannya Balai Pemuda lebih hijau, lebih adem dan nyaman, juga ada air mancur. Kami upayakan sebelum 17 Agustus sudah clear, untuk area atas," jelasnya.

Perlu diketahui, luas Alun-alun Kota Surabaya ini sekitar 3.000 meter persegi, yang didesain terlihat banyak pemandangan hijau. Terlebih terdapat tiga air mancur yang dibuat seolah berkabut.

Selain itu, Pada ruang terbukanya diberi konsep klasik modern. Di mana para pengunjung dapat memanfaatkannya untuk berkreatifitas, menuangkan dalam pertunjukan seni dan budaya.  "Luasan plaza, sekitar 3.000 meter persegi untuk area tengah. Konsepnya area Balai Pemuda ini budaya dan kesenian, jadi aktivitasnya terpusat. Air mancur nyebar di tiga titik konsep klasik modern, disekitar taman dan di kolam, ada semacam kabut," tutupnya.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 22:25 WIB

Ganjar Lantik Sejumlah Pejabat Secara Virtual

Nusantara

Pelantikan dilakukan di tengah pandemi.

07 Aug 2020 22:11 WIB

Tempe H Farkhan Sejak 1969, Harganya Pernah 1 Ringgit di Jombang

Feature

Usaha tempe berusia 51 tahun di Jombang, Jawa Timur.

07 Aug 2020 22:00 WIB

Foto Penyemprotan Disinfektar Setelah Plt Walikota Medan Positif

Nasional

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution positif corona.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...