Calon Gubernur Jawa Timur nomer urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sedang menikmati kopi di pabrik Kapal Api, PT Santos Jaya Abadi, di kawasan jalan Raya Gilang, Sidoarjo, Jumat 23 Maret 2018. (Foto: Istimewa)
Calon Gubernur Jawa Timur nomer urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sedang menikmati kopi di pabrik Kapal Api, PT Santos Jaya Abadi, di kawasan jalan Raya Gilang, Sidoarjo, Jumat 23 Maret 2018. (Foto: Istimewa)

Kunjungi Pabrik Kapal Api, Gus Ipul : Kopi Mengajarkan Kita, Rasa Pait Bisa Dinikmati

Ngopibareng.id Politik 23 March 2018 14:57 WIB

Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi pabrik kopi kemasan, Kapal Api, PT Santos Jaya Abadi, di kawasan jalan Raya Gilang, Sidoarjo, Jumat (23/3/2018).

Kedatangan Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini disambut langsung oleh jajaran direksi dari PT Santos Jaya Abadi, serta ribuan buruh pabrik setempat.

Setibanya di lokasi, Gus Ipul bersama buruh menyanyikan jingle kampanye Gus Ipul, "Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur".

Mereka bergoyang bersama dengan aliran musik yang rampak.

"Selamat Siang Bapak dan Ibu, bagaimana kabarnya?," tanya Gus Ipul kepada para buruh.

Di kesempatan itu, Gus Ipul juga sempat menggelar pertemuan dengan jajaran direksi yang dipimpin langsung oleh Komisaris PT Santos Jaya Abadi, Christeven Mergonoto.

Di dalam pertemuan ini, Gus Ipul menyaksikan presentasi dari proses pembuatan berbagai produk Kapal Api, mulai dari kopi tubruk, hingga kopi 3 in 1 instant.

Proses tersebut dimulai dari pemilihan kopi, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.

Ia juga menyempatkan menyeduh kopi Espresso produksi perusahaan yang memiliki 400 varian produk ini.

"Melalui kopi, kita bisa tahu bahwa rasa pahit itu bisa dinikmati," ujar Gus Ipul usai menyeruput kopi espresso di hadapan jajaran direksi Kapal Api.

Dalam diskusi ini juga dibahas perihal asal hingga harga bahan baku.

"Saat ini, sekitar 95 persen menggunakan kopi lokal. Sisanya baru dari impor," ujar Christeven di depan Gus Ipul, Jumat (23/3/2018).

Kopi tersebut ada yang berasal dari Jawa Timur, Lampung hingga Aceh.

Sedangkan, untuk jenis kopi tertentu masih perlu melakukan impor, di antaranya berasal dari Jamaika dan Brasil.

Untuk mengurangi impor, perusahaan juga telah menyiasati dengan memperbesar produksi dan memperbanyak varian produk.

Di antaranya dengan membuat creamer, dari yang awalnya berasal dari Belanda, kini bisa diproduksi sendiri.

Tak hanya itu, perusahaan juga telah membuat kopi kapsul sebagai salah satu bentuk terobosan.

Mendengar terobosan tersebut, Gus Ipul mengapresiasi dan berkomitmen untuk memperkuat basis produksi kopi lokal.

"Kami bangga dengan perusahaan yang beroperasi dengan baik. Seperti Kapal Api yang sudah berdiri lama dan merambah pasar internasional," ujarnya.

"Apalagi, mayoritas bahan bakunya masih menggunakan produk lokal," jelasnya.

Menurutnya, perusahaan yang memperkerjakan ribuan karyawan itu harus terus dikawal.

Sebab, produksi kopi menimbulkan efek domimo positif yang bukan hanya bermanfaat bagi perusahaan, namun juga petani hingga distributor.

"Salah satu yang membuat Jawa Timur maju adalah perusahaan seperti ini," jelasnya.

Di akhir kunjungannya, Gus Ipul lantas foto bersama dengan ribuan buruh.

Bersama Christeven, keduanya dan para buruh duduk bersila di halaman pabrik.

"Jangan lupa ya, kabeh Sedulur, Kabeh Makmur," pekik Gus Ipul yang lantas ditirukan oleh seluruh buruh "Gus Ipul gubernur kita semua". (*)

Penulis : Faris Mujaddid

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 Nov 2020 09:27 WIB

KH Nawawi Sidogiri Tulis Maklumat Coblos Gus Ipul

Pilkada

KH Nawawi minta alumni santri dan Warga Kota Pasuruan coblos Gus Ipul.

26 Nov 2020 08:03 WIB

Kampanye Virtual ala Gus Ipul, Tetap Semangat dan Ceria

Pilkada

Calon walikota Pasuruan Saifullah Yusuf menggelar kampanye virtual.

23 Nov 2020 21:15 WIB

Hasil Swab Tes Gus Ipul Negatif Covid-19

Jawa Timur

Keluarga Gus Ipul terpapar Covid setelah pulang dari Jakarta.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...