Dr Hartanto Mulyo Raharjo (tengah) menjadi wisudawan program doktor terbaik Unair, Minggu, 8 September 2019. (Foto: Dok Humas).

Kuliah Dua Negara, Hartanto Wisudawan Doktor Termuda dan Terbaik

Pendidikan 09 September 2019 05:27 WIB

Hartanto Mulyo Raharjo, berhasil menyelesaikan studi S3 sains veteriner dengan IPK sempurna yaitu 4,00.

Tak hanya itu, pria berusia 27 tahun ini lulus dengan predikat wisudawan terbaik S3 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga pada usia yang masih sangat muda.

Di samping perkuliahan, Hartanto juga sibuk menjadi dosen metodologi penelitian dan sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat tahun 2017 di Universitas Sunan Giri, Surabaya.

"Semasa itu saya juga sibuk sebagai konsultan statistik, dan melakukan riset dengan tim peneliti anisakis di bawah bimbingan Prof Dr Setiawan Koesdarto drh., M.Sc, Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga," jelas laki-laki kelahiran Surabaya, 3 Juni 1992 usai mengikuti prosesi wisuda di Airlangga Convention Center, Minggu, 8 September 2019.

Selain itu, saat menempuh perkuliahan di FKH Unair, Hartanto pernah mengikuti program sandwich selama satu semester dengan ASEAN Scholarship di Thailand pada 2018. Tepatnya, pada program Veterinary Science and Technology, Faculty of Veterinary Science, Chulalongkorn University.

Selama mengikuti program sandwich, Hartanto bergabung dengan Fish Infectious Disease Unit. Laki-laki kelahiran Surabaya itu juga melakukan joint research dengan Chulalangkorn Univesity, Thailand, dan Santo Tomas University, Philippines.

"Pada semester berikutnya saya melanjutkan Ph.D untuk double degree pada universitas tersebut (Chulalongkorn University, red) dengan beasiswa yang sama, sehingga harus sering bolak balik Bangkok-Surabaya untuk menyelesaikan sesuatu," kata Hartanto.

Saat ini Hartanto sedang melakukan dua proyek penelitian, yakni di Indonesia mengenai parasit pada ikan laut dengan tim peneliti Anisakis di bawah bimbingan Prof Dr Setiawan Koesdarto, drh., M.Sc, Departemen Parasitologi FKH Unair.

Kemudian, di Thailand mengenai co-infection antara mikroba dan parasit pada ikan laut dengan Fish Infectious Disease Reseach Unit di bawah bimbingan Asst Prof Dr Channarong Rodkhum, Faculty of Veterinary Science, Chulalongkorn University.

Ke depan Hartanto berencana untuk segera menyelesaikan studi S3 di Chulalongkorn University. Selain itu, dia juga akan mengabdi kepada negara untuk terus mengembangkan riset mengenai marineecosystem, fish parasitology, dan fish infectious disease.

"Selama berjuang menyelesaikan kuliah jangan lupa restu orang tua, selalu berdoa, berusaha dan jangan menyerah," kata Hartanto.

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 May 2020 19:10 WIB

Unair Persiapkan New Normal untuk Perkuliahan

Pendidikan

Salah satunya mengganti perkuliahan tatap muka dengan daring

28 May 2020 21:47 WIB

Gugus Tugas Pasrah RSUA Tutup Sementara

Kesehatan

Penutupan karena ada perawat yang positif Covid-19

28 May 2020 15:00 WIB

Angka Penularan Tinggi, Pakar: Belum Waktunya New Normal

Surabaya

Ditakutkan terjadi gelombang penularan baru yang lebih besar

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.