Ilustrasi
Ilustrasi

Kronologi Kapolsek Tembak Anak Buahnya Hingga Tewas

Ngopibareng.id Timur Indonesia 04 August 2018 12:59 WIB

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membeberkan kronologi tewasnya seorang anggota polri akibat ditembak Kepala Polsek Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Iptu SW.

Hasil pemeriksaan menunjukkan, insiden penembakan ini terjadi saat kedua polisi tersebut berusaha membubarkan aksi tawuran pelajar di wilayah mereka.

"Propam Polda sudah lakukan pemeriksaan di TKP. Sewaktu ada tawuran anak sekolah, Kapolsek melakukan upaya pembubaran dengan tembakan peringatan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal, Sabtu 4 Agustus 2018.

Tembakan peringatan pertama tidak terjadi apa-apa. Bahkan aksi tawuran masih terus terjadi. Saat tembakan peringatan kedua, terjadi desak-desakkan massa. Saat tembakan kedua itulah, meleset dan mengenai satu anggota pada bagian kepala.

"Memang dibolehkan anggota Polri melakukan diskresi. Tetapi ada accident ketika Kapolsek menembakan kedua kalinya, terpeleset karena desak-desakan," kata Iqbal.

Meski bisa melakukan diskresi, namun insiden ini tetap diselidiki. Propam mencari apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Meski nanti ditemukan ketidak sengajaan, Polri tetap akan memberikan sanksi karena kelalaian yang menyebabkan kematian.

Sekadar diketahui, Kapolsek Siotapina Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Iptu SW, tidak sengaja menembak anak buahnya hingga tewas, saat sedang berusaha membubarkan aksi tawuran, Selasa 31 Juli 2018 lalu. (man)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Feb 2021 12:31 WIB

Satpol PP Jakbar Tutup Permanen Kafe RM Cengkareng

Nasional

Cafe ini ditutup permanen karena pelanggaran berulang.

25 Feb 2021 20:15 WIB

Bripka Cornelius Siahaan, Polisi Mabuk yang Tembak Mati 3 Orang

Nasional

Salah satu korban adalah anggota TNI.

25 Feb 2021 17:31 WIB

Propam Polri Perketat Anggotanya Soal Mabuk, Narkoba dan Senpi

Nasional

Pasca kejadian penembakan polisi mabuk yang menewaskan tiga orang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...