Presiden Tim Persebaya saat temui Bonek Mania. (Foto: Haris/ngopibareng.id)

Kronologi Bonek Duduki Kantor Persebaya

Liga Indonesia 16 August 2019 03:26 WIB

Kepala Seksi Teknologi Informasi Polri (Kasitipol) Polrestabes Surabaya Kompol Lukito mengatakan awal kedatangan Bonek Mania ke Surabaya Town Square (Sutos) Surabaya, Kamis 15 Agustus 2019 malam. Sekitar 400 suporter ini datang untuk menduduki kantor Persebaya sekaligus menyampaikan aspirasinya setelah kekalahan Bajul Ijo di Malang dengan skor 0-4.

"Jadi Bonek pukul 21.00 (WIB) satu persatu berdatangan, dan semakin banyak. Mereka intinya datang karena tidak puas dengan pertandingan antara Persebaya dengan Arema. Mereka ingin mengkritisi manajemen," kata Lukito, Kamis 15 Agustus 2019 malam.

Lukito mengatakan Bonek datang untuk menyampaikan aspirasinya terkait performa tim Persebaya yang akhir-akhir ini mlempem. Salah satu tuntutan mereka adalah meminta manajer Persebaya Candra Wahyudi dan Nanang Priyatno keluar dari jajaran pengurus tim.

"Mereka Bonek menuntut manajemen Candra dan Nanang untuk out. Karena dirasa telah menyimpang," tambah dia.

Kedua orang ini memang diketahui memiliki kartu kependudukan Malang. Seperti Candra diketahui dari KTP-nya berasal dari Malang, sedangkan Nanang kelahiran Malang. Yang bikin gemparnya lagi, muncul foto Candra dengan menggunakan atribut Aremania.

"Ya mereka melihat berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di sosial media," lanjut Lukito.

Di sisi lain, Lukito mengatakan suasana panas di Sutos sempat dingin setelah Presiden Tim Persebaya Azrul Ananda datang ke lokasi untuk berbicara langsung dengan Bonek.

Namun sayang, suasana dingin itu tak bertahan lama. Sebab Bonek tak puas dengan apa yang disampaikan Azrul. Karena tuntutan Candra dan Nanang out tak segera dipenuhi.

"Tidak ada kericuhan, hanya dorong-dorong saja, dan pernyataan sikap saja yang kurang sinkron untuk menuntut manajemen Candra dan Nanang untuk out ini belum ada titik temu," ujar Lukito.

Sementara itu, soal spanduk yang telah dipasang Bonek ini, akan segera dilepas oleh pihak Kepolisian. Agar tidak mengganggu aktivitas sekitar.

"Akan kita copot, dengan koordinasi manajemen Persebaya dan Bonek, dan segera kita lepas," ucap dia.

Penulis : Haris Dwi

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

28 May 2020 01:45 WIB

Boneka Jimat Penangkal Corona

Human Interest

Boneka jimat penangkal corona dari Jepang laris manis.

27 May 2020 23:11 WIB

Persik Kediri Usulkan Liga 1 Dihentikan, Diganti Turnamen

Liga Indonesia

Karena jika digulirkan lagi, akan mengganggu upaya pencegahan Covid-19

27 May 2020 21:50 WIB

Arema FC Setuju Kompetisi Dilanjutkan Melalui Skema New Normal

Liga Indonesia

Beri catatan khusus kepada federasi

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.