KPU Surabaya Gelar PSU Dua TPS

22 Apr 2019 18:30 Surabaya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya akan segera menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua tempat pemungutan suara (TPS).

Dua TPS itu yakni, TPS 28 Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gunung Anyar. Dan TPS 11 Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

"PSU dilaksanakan tanggal 27 April nanti," kata Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi, saat ditemui di kantornya, Senin, 22 April 2019.

PSU itu, kata Syamsi, lantaran adanya sejumlah permasalahan yakni prosedur pendaftaran pemilih yang terjadi di TPS tersebut saat pemungutan suara, Rabu 17 April 2019 lalu. 

"Kecurangan tidak ada, tapi di TPS 28 terdapat enam pemilih yang menggunakan e-KTP bukan warga setempat," kata dia.

Enam warga itu lantas menyalurkan suaranya di TPS tanpa menggunakan formulir A-5. Tentu itu tak sah. Maka, kata dia, harus dilakukan pemungutan suara ulang.

"Enam orang itu sebenarnya berdomisili di situ sudah lama, tapi secara administrasi kependudukan belum wilayah TPS yang bersangkutan, sehingga hak pilihnya bermasalah," kata Syamsi.

Lalu di TPS 11 Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Syamsi mengatakan satu orang pemilih dengan formulir A-5 yang tidak hanya mendapatkan surat suara pemilihan presiden, tapi juga empat surat suara lainnya.

PSU di dua TPS itu sendiri, kata Syamsi, tidak untuk seluruh jenis surat suara. Di TPS 28 hanya berlaku untuk empat kategori pemilihan, kecuali Pileg Kota. Sementara di TPS 11, terkecuali Pilpres

"Di TPS 28 Rungkut Menanggal, PSU dilakukan untuk semua pemilihan, kecuali pemilihan DPRD Kabupaten/Kota. Di TPS 11 Lidah Kulon, PSU dilakukan untuk semua jenis pemilihan legislatif, kecuali Pilpres," katanya.

Sementara untuk logistik surat suara, Syamsi mengatakan KPU Surabaya telah melakukan koordinasi dengan KPU Pusat. Pihaknya juga akan memanggil Ketua PPK dan Ketua PSS terkait persiapan di lokasi

Syamsi juga mengatakan, PSU di dua TPS tersebut juga sesuai dengan rekomendasi Bawaslu Kota Surabaya melalui surat 436/K.JI-38/PM.05.02/IV/2019. (frd)

Reporter/Penulis : Farid Rahman
Editor : Witanto


Bagikan artikel ini