(Ilustrasi: vidhi/ngopibareng.id)

Kembali Diperiksa KPK, Idrus Bawa Al-Qur'an

Korupsi 16 May 2019 11:23 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis kembali memeriksa mantan Sekjen Partai Golkar yang juga mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Idrus mengaku akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT PLN nonaktif Sofyan Basir (SFB) dan pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan (SMT).

"Ini kelanjutan kemarin karena kemarin kan sudah mau buka (puasa) cuma belum selesai. Saya dipanggil bersaksi kepada dua orang, Pak Sofyan Basir dengan Pak Samin Tan," kata Idrus saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

Mengenakan seragam oranye, Idrus datang ke gedung KPK dengan membawa Al-Quran.

Sebelumnya, Idrus pada Rabu, 15 Mei 2019 telah diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Sofyan Basir.

Terkait pemeriksaan Idrus, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan penyidik mendalami peran Idrus dalam kesepakatan kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

Untuk diketahui, Idrus merupakan terdakwa dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1. Idrus pada 23 April 2019 sudah divonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider 2 bulan karena terbukti menerima suap bersama-sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih.

Atas vonis itu, baik KPK maupun Idrus telah mengajukan banding.

Pada awalnya, pengurusan PLTU Riau-1 dilakukan Eni dengan melaporkan ke Setya Novanto, namun setelah Novanto ditahan KPK dalam kasus KTP-e, Eni melaporkan perkembangan proyek PLTU Riau-1 ke Idrus.

Idrus melakukan komunikasi dengan Eni, dalam komunikasi tersebut, terdakwa selaku penanggung jawab Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mengarahkan Eni selaku bendahara untuk meminta uang sejumlah 2,5 juta dolar AS kepada pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo guna keperluan Munaslub Partai Golkar tahun 2017. (ant)

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Jul 2020 08:53 WIB

Kemarin, Pendaftaran Salat Kurban di Al-Akbar dan Bansos Digugat

Surabaya

Beragam peristiwa di Ngopibareng.id, kemarin.

06 Jul 2020 21:00 WIB

KPK Eksekusi Terpidana Saeful Bahri ke Lapas Sukamiskin

Korupsi

Saeful Bahri terpidana kasus suap bekas komisioner KPU Wahyu Setiawan.

04 Jul 2020 11:15 WIB

OTT Bupati Kutai Timur dan Istri Hasil Penyadapan UU KPK Baru

Korupsi

Penyadapan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari dewan pengawas KPK.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...