Tampak rumah Komisari Bank Jatim, Budi Setiawan sepi, pasca didatangi petugas KPK, Kamis, 11 Juli 2019. (Foto: Farid/ngopibareng.id)

KPK Datangi Rumah Komisaris Bank Jatim, Ada Apa?

Korupsi 11 July 2019 20:35 WIB

Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan mendatangi kediaman salah satu komisaris Bank Jatim, Budi Setiawan, di Bhakti Husada III nomor 4, Surabaya.

Hal itu dibenarkan oleh asisten rumah tangga Budi, Amindasah. Ia mengatakan, sejumlah orang berseragam KPK mendatangi rumah Budi pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, Kamis 11 Juli 2019.

"Dari jam 11.00 WIB sampai jam 15.00 WIB. Gak tahu berapa orang, pakai seragam KPK," kata Amindasah, saat ditemui awak media.

Saat itu, kata Amindasah, Budi tengah berada di rumah. Namun ia mengaku tak tahu apa yang dilakukan orang berseragam KPK dan majikannya tersebut.

Ia hanya melihat, sejumlah orang berseragam KPK keluar masuk ruangan di rumah tersebut bersama majikannya.

"Saya di kamar gak lihat-lihat, gak kasih makanan (suguhan), saya gak tahu apa-apa," ujarmya.

Usai didatangi orang berseragam KPK tersebut, Amindasah tak tahu keberadaan Budi. Ia menyebut Budi keluar rumah beberapa saat setelah itu.

"KPK pergi, beberapa jam bapak keluar, sendirian, abis Ashar jam 16.00 WIB an," kata dia.

Sementara itu warga sekitar rumah Budi, Soleh Sumpil mengaku pukul 10.30 WIB tadi, ada sejumlah orang yang mendatangi dirinya meminta untuk berkoordinasi, sebelum melakukan giat di rumah Budi.

"Ada orang nunjukkan keplek (id card) KPK. Dia cari Pak RT, akhirnya menemui seksi keamanan untuk saksi katanya," kata Soleh.

Soleh juga melihat ada lima orang yang disebutnya sebagai penyidik KPK. Serta dua kendaraan Toyota Innova hitam parkir di depan rumah Budi.

"Ada juga tiga polisi berjaga, mereka bersenjata," ujarnya.

Hal itu berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Para penyidik kata Soleh keluar dari rumah Budi sembari membawa sejumlah koper.

Hingga kini, belum diketahui kasus apa yang menimpa Budi hingga didatangi KPK. Juru bicara KPK Febri Diansyah juga belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi ngopibareng.id. (frd)

Penulis : Farid Rahman

Editor : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 Mar 2020 22:48 WIB

Guru Besar Unair: Disinfektan di Bilik Sterilisasi Pemkot Aman

Surabaya

Masyarakat tak perlu ragu lagi

29 Mar 2020 20:55 WIB

Muara Sungai Tambak Wedi Surabaya Diselimuti Busa Putih Tebal

Ngopi Foto

Ini akibat pembuangan limbah industri dan rumah tangga tanpa diolah

29 Mar 2020 18:58 WIB

Prof Nidom: Alat Uji Covid-19 Saat Ini Keliru

Surabaya

Harusnya memakai alat yang berdasarkan virus atau antigen

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.