Suasana di pengungsian sementara Kampung Ilmu, Surabaya. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

Korban Kebakaran Tolak Pindah ke Rusun Penjaringansari, Kenapa?

Surabaya 12 July 2019 20:46 WIB

Rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk memindahkan warga korban kebakaran Margorukun ditolak oleh warga. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris RW 2, Kecamatan Bubutan, Kasiro. Kata dia, warga menolak untuk pindah ke Rusun Penjaringansari karena  masalah jarak. Rusun Penjaringansari dianggap terlalu jauh.

Kasiro mengatakan, warga korban kebakaran, ingin tinggal di pengungsian saja. Sampai rumah mereka selesai dibangun. Karena menurutnya, warga sudah nyaman tinggal di daerah Bubutan, sehingga terlalu jauh jika harus pindah ke Penjaringansari.

"Mereka sudah khatam tengah kota ibaratnya Mas. Anak-anak mereka juga nggak mau jauh-jauh dari sekolah. Kalau di pengungsian kan masih cenderung dekat,"ujar Kasiro.

Namun keinginan warga itu, tampaknya akan terbentur dengan ketentuan yang berlaku. Menurut salah satu staf yang enggan disebut namanya, para warga korban kebakaran hanya diberi jatah tujuh hari untuk tinggal di pengungsian. Apabila lebih dari tujuh hari, maka akan diminta pindah.

"Kami dapat arahan tujuh hari saja. Lebih dari itu monggo pindah ke rumah saudara ataupun cari kos. Kan ini bantuan sementara saja. Masak seterusnya," ujar kata dia.

Meski terbentur dengan ketentuan yang berlaku, Kasiro berjanji akan membantu warga melakukan audensi dan permintaan perpanjangan tinggal kepada Lurah dan Wali Kota Surabaya.

'Selama rumah kami belum jadi atau kami tak diberi tempat tinggal, ya kami mau di sini dulu. Nanti saya mau bilang ke Bu Lurah dan Bu Risma. Perpanjangan hari lah. Karena kalau pindah ke Penjaringansari sangat jauh,"pungkasnya.

Seperti diketahui, Rabu 10 Juli 2019 kebakaran besar terjadi di Jalan Margorukun, Surabaya. Tercatat ada 21 rumah yang terbakar habis dilahap si jago merah. Hingga saat ini, para korban kebakaran masih diungsikan sementara oleh Pemkot Surabaya di aula Kampung Ilmu, Surabaya.

 

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

10 Aug 2020 23:55 WIB

Besok PDIP Jatim Umumkan Rekom Pilkada 2020

Pilkada

Masyarakat diminta pantau jalannya pengumuman.

10 Aug 2020 21:38 WIB

Camat Surabaya Sampaikan Larangan Lomba dan Malam Tirakatan

Surabaya

Terima SE, Camat Lakukan Sosialisasi ke Warga

10 Aug 2020 20:45 WIB

Surabaya Zona Orange, Satgas Jatim: Itu Ditentukan Pusat

Surabaya

Peta risiko Covid-19 Surabaya masuk zona orange.

Terbaru

Lihat semua
11 Aug 2020 05:39 WIB

NU-Muhammadiyah Fokus Jaga NKRI

Ahmad Zaini
11 Aug 2020 05:39 WIB

Penting! Dzikir Akhir Salat Sebelum Salam, Pesan Gus Baha'

Islam Sehari-hari
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...