Kopma UNUSA, Ajang Praktek Mahasiswa Untuk Menjadi Entrepreneur Muda

23 May 2018 10:22 Unusa Gateway
Ngopibareng.id |

Jiwa wira usaha dalam diri mahasiswa benar-benar ditanamkan oleh civitas akademika UNUSA. Seorang mahasiswa di UNUSA tidak hanya dituntut mengembangkan keilmuannya di masyarakat, tetapi juga harus memiliki jiwa kewirausahaan.

Karena itu bila anda ingin memiliki mendapat gelar dan ilmu yang anda kehendaki serta keahlian dalam bidang entrepreneur, UNUSA adalah tempat yang paling pas.

Buktinya, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Koperasi Mahasiswa, sebuah aktivitas kewirausahaan yang dikembangkan oleh mahasiswa, dalam 3 tahun berdiri sudah mengantongi legalitas yaitu badan hukum dari dinas koperasi Kota Surabaya.

Kopma UNUSA ini merupakan wadah bagi mahasiswa UNUSA untuk melatih jiwa wira usaha. Dengan ilmu dan arahan dari tenaga pengajar, mahasiswa mulai semester dua mengelola sebuah usaha kecil di kampusnya. Berkat sentuhan tenaga-tenag pengajar yang profesional, alhamdulillah KOPMA berkembang pesat.

Kabid Administrasi Kopma UNUSA, Nur Anisah mengungkapkan hingga tahun 2018 ini Kopma UNUSA sudah memiliki anggota lebih dari 200 orang. "Anggotanya tidak hanya dari fakultas ekonomi dan bisnis saja, melainkan seluruh fakultas di UNUSA. Karena ini kegiatan mahasiswa kampus bukan jurusan," katanya.

Ditambahkan Anisah koperasi mahasiswa (Kopma) mempunyai peran penting bagi mahasiswa, baik bagi anggota maupun non anggota. Manfaat koperasi bagi non anggota antara lain mempermudah mahasiswa mendapatkan barang-barang yang diperlukan selama berada di lingkungan kampus, tanpa perlu jauh-jauh keluar kampus, karena barang yang mereka butuhkan telah tersedia di koperasi.

Dijelaskan Anisah, untuk menjadi anggota Kopma UNUSA itu syaratnya hanya satu yaitu tercatat sebagai mahasiswa UNUSA. Namun ada kewajiban yang harus dilakukan anggota yaitu membayar iuran wajib dan pokok. "Untuk iuran wajib anggota sebesar Rp 10.000 dibayarkan setiap dan untuk iuran pokoknya Rp 100.000 dibayar sekali ketika menjadi anggota pertama kali," katanya.

Di samping simpanan wajib dan simpanan pokok, para anggota juga ada simpanan sukarela. "Simpanan sukarela itu siapa pun anggota yang ingin nyumbang ya silahkan," katanya.

Keseriusan mahasiswa dalam mengelola berbuah hasil baik. Terbukti dalam kurun tiga tahun SHU Kopma UNUSA mencapai 11 juta.

Jangka Tiga Tahun SHU Capai Rp 11 Juta 

Pengelolaan UKM Kopma UNUSA memang menar-benar baik serius. Barang kali inilah keseriusan UNUSA dalam mencetak kader-kader muda yang memiliki jiwa entrepreneur. 

Moh. Ghofirin, M.Pd menuturkan Kopma UNUSA ke depan insyaa Allah menjadi Kopma yang mampu menjadi laboratorium wirausaha, sekaligus belajar mengelola organisasi bagi mahasiswa. Hal ini sejalan dengan visi misi Unusa dalam mewujudkan generasi entrepreneurship yang rahmatan lil alamin.

"Saya berharap kepada pengurus dapat meningkatkan 4 aspek sebagai pilar koperasi, yaitu aspek organisasi, aspek administrasi, aspek usaha, dan aspek keuangan. Organisasi harus baik, administrasi harus tertib, usaha harus visible dan profitable, keuangan harus tercukupi," ungkap Pembina Kopma UNUSA, dikutip Humas UNUSA.

Bahkan menurut Rektor UNUSA Prof Achmad Jazidie seperti dikutip Sindo, Kopma UNUSA mengacu pada sistem syariah. "Koperasi mahasiswa ini akan mengusung semangat berbagi. Dari Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi nantinya akan dibagikan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan," katanya.

Keseriusan pengelolaan koperasi oleh mahasiswa UNUSA ternyata berbuah manis. Pada tahun 2017 dalam tiga tahun berdiri Kopma UNUSA Sisa Hasil Usaha mencapai Rp 11 juta. "Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami yang ternyata bisa dan mampu mengelola sebuah usaha dengan baik," kata Anisah.  

Ditambahkan Anisah, kemampuan mengelola usaha ini baginya merupakan modal ketika nanti setelah lulus kuliah. Baik untuk melamar pekerjaan maupun membuka usaha sendiri. "Kami sangat bangga kuliah di UNUSA, karena pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola sebuah usaha baik itu koperasi maupun usaha lainnya jarang di peroleh. Ini modal untuk terjun di masyarakat," katanya. 

Produk usaha mahasiswa yang dikembangkan bersama Kopma UNUSA.

Perusahaan Swasta Kerjasama dengan Kopma UNUSA

Baiknya managemen Kopma UNUSA ini menjadi sebuah tolak ukur bagi perusahaan swasta untuk menggandeng atau menjadi mitra usahanya. 

Terbukti Kopma UNUSA ini telah menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan swasta di luar kampus. Dalam tahun 2017 hingga saat ini Kopma UNUSA telah bekerja sama dengan tiga perusahaan besar yaitu Coca cola, Telkomsel, dan Tappmart. 

Perusahaan-perusahaan ini mengaku tertarik dengan Kopma UNUSA karena melihat keseriusan managemen atau pengelolaannya. Seperti diungkapkan Caesar Awaluddin, marcoom Surabaya Tappcomemerce mengungkapkan tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Kopma UNUSA karena koperasi ini sangat serius pengelolaannya. 

"Saya pertama kali bertemu dengan pengurus lama waktu itu. Kita ngobrol-ngobrol soal koperasi mahasiswa. Beliau tertarik untuk kerjasama. Akhirnya ya setelah kita lihat ternyata kopma UNUSA memang benar-benar serius pengelolaannya," katanya. 

Kata Caesar, kerjasama dengan Kopma UNUSA ini pihak Tappmart selain menyediakan aplikasi gratis, pihaknya juga mematok harga sesuai harga kulakan. "Kami tidak mengambil keuntungan banyak dari kerjasama ini yang penting bagi kami ini untuk membantu temen-temen mahasiswa," katanya. 

Kopma UNUSA bekerjasama dengan perusahaan swasta. Tampak dari Tappmart sedang berjabat tangan dengan Ketua 2 Kopma UNUSA, Mohammad Riswanto.

Banyak Kopma di Surabaya dan Malang Study banding ke Kopma UNUSA

Keunggulan managemen Kopma UNUSA ini ternyata menjadi pemicu Kopma-Kopma perguruan tinggi lain baik di Surabaya maupun di Malang untuk menirunya. Terbukti dalam kurun waktu yang tak lama Kopma UNUSA sudah banyak dikunjungi perguruan tinggi baik swasta maupun negeri dalam rangka studi banding. 

Menurut Anisah, sudah banyak perguruan tinggi baik negeri maupun swasta studi banding di Kopma UNUSA. Di antaranya ada Universita Islam Sunan Ampel Surabaya (Uinsa), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universita Islam Negeri Malang, dan masih banyak lagi. "Ada lagi UPN, serta yang peruruan tinggi swasta banyak yang studi banding ke sini. Saya tidak hafal," katanya. 

Dalam studi banding itu banyak hal yang dapat diambil dan dimanfaatkan untuk kemajuan UKM Koperasi Mahasiswa. Dari segi perekrutan, Kopma Unusa dalam merekrut anggota baru dilakukan hari terakhir ospek dengan melakukan pameran dan bisa dilakukan setiap saat. Pembagian departemen dalam struktural KOPMA Unusa yaitu Usaha, Personalia, PSDA (Pengembangan Sumber Daya Anggota), dan Humas.

Anisah menuturkan, Departemen usaha dibagi menjadi tiga bidang yaitu operasional seperti bagaimana cara memperoleh suplier atau mencari relasi, pemasaran seperti mengetahui strategi pasar dan administrasi seperti laporan keuangan berupa pendapatan atau pengeluaran hasilnya menjadi laba tiap bulan.

"Kemudian belajar bagaimana cara membranding diri (Kopma) ke dunia luar seperti surat undangan datang dari kopma/organisasi lain sebisa mungkin kita datang ke sana untuk menjalin silaturahmi dan menambah teman/relasi, mereka melakukan magang untuk kepengurusan ke kopma lain sekaligus sharing permasalahan atau kendala yang dihadapi kemudian diberikan solusi terbaik dengan keputusan bersama," katanya. (adv/wit)