Kontroversi Sinead O'Connor

27 Oct 2018 16:50 Musik

Sinead O'Connor mencuri perhatian publik setelah pernyataannya memeluk agama Islam pada pekan lalu. Pemilik nama lengkap Sinead Marie Bernadette O’Connor lahir pada 8 Desember 1966 di Dublin, Irlandia. Nama Sinead disematkan orang tuanya karena terinspirasi dari nama Sinead de Valera, istri Presiden Eamon de Valera.

Sinead O'Connor mulai terkenal pada akhir 80-an dengan lagu Nothing Compares 2 U. Lagu tersebut hits di Irlandia, Inggris, Jerman, Australia dan AS. Debut albumnya The Lion and The Cobra berhasil terjual higga 2,5 juta copy.

Puncaknya, album I Do Not Want What I Haven’t Got yang dirilis tahun 1990, meraih penjualan hingga 7 juta copy. 

Sepanjang kariernya di industri musik, Sinead O'Connor kerap mengundang kontroversi dengan pandangan-pandangan politiknya. Pada 1989 misalnya, pemilik 10 album solo ini mengumumkan  bahwa dirinya mendukung Irish Republican Army (IRA). Lalu pada 1990,dia kembali jadi sorotan setelah menolak naik panggung di New Jersey, jika lagu nasonal Amerika “The Star-Spangled Banner” dinyanyikan sebelum konser.

Setahun kemudian, Sinead O'Connor memboikot seremoni Grammy dan menolak penghargaan yang dia terima karena komersialisme ekstrim yang ada di Grammy Awards.

Pada tahun 1992, Sinead O'Connor memicu kontroversi setelah mencabik-cabik foto Sri Paus dalam siaran langsung di televisi AS. Tujuh tahun kemudian, dia ditahbiskan sebagai imam oleh sebuah gereja di Lourdes, Prancis, yang memisahkan diri dari Vatikan. Gereja Katolik, yang tidak mengizinkan perempuan menjadi imam, tidak mengakui upacara tersebut.

Pada 2010, Sinead O'Connor juga pernah meminta umat Katolik memboikot misa hingga ada penyelidikan penuh terhadap peran Vatikan dalam kasus pelecehan anak. Setahun kemudian, giliran pernikahan Sinead O'Connor dengan terapis Barry Herridge yang menjadi perhatian karena hanya bertahan 16 hari.

Selanjutnya, Sinead O'Connor kembali menjadi pemberitaan setelah mengunggah pesan di akun Facebooknya pada 29 November 2015. Dia mengungkapkan hendak mengakhiri hidupnya dengan cara overdosis. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini