Sekjen KontraS, Andi Irfan saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Alief/ngopibareng.id)
Sekjen KontraS, Andi Irfan saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Alief/ngopibareng.id)

KontraS Desak Kapolrestabes Surabaya Mundur

Ngopibareng.id Nasional 20 August 2019 16:26 WIB

Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan (KontraS) Surabaya mendesak Kapolrestabes Surabaya, Sandi Nugroho, melakukan permintaan maaf secara terbuka terkait insiden di Asrama Papua Surabaya.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekjen KontraS, Andi Irfan. Menurutnya, permintaan maaf Kapolrestabes adalah tindakan yang bisa meredakan panasnya gesekan antara aparat dengan mahasiswa papua di Surabaya.

Permintaan maaf Sandi harus didasari dengan pengakuan bahwa para anggotanya melakukan kesalahan prosedural saat menangani para mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan.

"Pak Sandi harus mengaku bahwa para aparat melakukan prosedur yang salah saat menenangkan para mahasiswa di AMP," ungkap Andi, Selasa 20 Agustus 2019.

Ia mengatakan, fakta di lapangan yang memperlihatkan penanganan yang kurang manusiawi dan tak mengindahkan hukum yang berlaku, yakni KHUPidana.

Menurutnya, jajaran Polrestabes Surabaya tak menggunakan rangkaian prosedur penyidikan suatu kasus. Mereka langsung memanggil paksa para mahasiswa Papua ke Polres.

"Kan harusnya ada surat panggilan 1, 2, 3, baru boleh panggilan paksa. Itu tak dilakukan. tiba-tiba langsung diamankan," kata Andi.

Selain minta maaf, menurut Andi, Kapolrestabes Surabaya harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Kepolisian Kota Surabaya. Karena menurutnya, mundur dari jabatan Kapolrestabes adalah ungkapan bahwa dirinya bersalah.

"Bukan hanya minta maaf, kalau bisa Pak Sandi mundur juga. Sebagai penebusan kesalahan yang dilakukan Polrestabes Surabaya," pungkasnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Moch. Amir

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

24 Oct 2020 20:10 WIB

Machfud Arifin Janji Bebaskan Retribusi Tanah Surat Ijo

Pilkada

Machfud minta warga siapkan dokumen untuk proses peralihan hak milik.

24 Oct 2020 19:45 WIB

3 Gerakan Bela Diri Dasar Untuk Anak Melawan Penjahat

Pendidikan

Gerakan bela diri dasar untuk anak untuk melindungi diri dari orang jahat.

24 Oct 2020 18:43 WIB

Selain Beasiswa Hingga Kuliah, MAJU Janji Sekolah Swasta Gratis

Pilkada

Selama ini bantuan pemerintah hanya fokus di sekolah negeri saja.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...