PM India Narendra Modi hapus akunnya di Weibo. (Ubermetrics)

Konflik dengan China, PM India Hapus Akunnya di Weibo

Aplikasi 03 July 2020 02:39 WIB

Perdana Menteri India Narendra Modi menghapus akunnya di Weibo, setelah India memblokir sejumlah aplikasi asal China.

Modi mulai mengunggah status di Weibo sejak tahun 2015 saat kunjungan ke China. Sejak saat itu, tercatat sekitar 100 postingan dibuat Modi di akun tersebut. Akunnya juga telah diikuti sekitar 2000 ribu akun lain.

Sina Weibo sendiri mengumumkan penutupan itu pada Rabu petang, dan penghapusan akun terjadi setelah India melarang puluhan aplikasi asal China, termasuk Sina Weibo dan Tiktok, mengikuti konflik di perbatasan dua negara di wilayah Himalaya.

Sumber Reuters di pemerintahan India mengatakan jika proses untuk menghapus akun membutuhkan waktu cukup lama. "Untuk akun VIP, Weibo menerapkan prosedur kompleks ketika dihapus, sehingga butuh proses lama," kata sumber itu.

Modi adalah sedikit dari pemimpin dunia yang memiliki akun di Weibo. Salah satu status yang sempat diunggahnya lewat akun tersebut adalah ucapan selamat atas ulang tahun dua pimpinan China, Presiden Xi Jinping, dan Li Keqiang. Di China, hari lahir pejabat senior seringkali tidak dipublikasikan.

Sejumlah status Modi di Weibo juga telah dihapus, kecuali dua postingan yang menunjukkan fotonya dengan Xi Jinping. "Di Weibo, sulit menghapus foto yang memuat presiden mereka," kata sumber tersebut.

Pemimpin China juga terlihat jarang aktif di media sosial. Aplikasi seperti Facebook dan Twitter juga diblokir di China.

Sementara, dalam konflik perbatasan dengan China, sebanyak 20 tentara India meninggal. Namun Beijing menolak jika konflik itu dipicu oleh pihaknya, melainkan karena tentara India melewatu batas yang tak ditandai.

Penulis : Dyah Ayu Pitaloka

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

09 Aug 2020 12:46 WIB

Lakon Sabdo Pandito Rakjat Berkisah Tentang Dalang Ki Nartosabdo

Hiburan

Sore ini bisa disaksikan secara streaming di Youtube.

09 Aug 2020 12:20 WIB

Video Latihan Anggota Paskibra yang hanya Berjumlah 8 Orang

Nasional

Paskibraka tak menyangka bisa dua kali bertugas gara-gara corona.

09 Aug 2020 12:12 WIB

Covid Sudah Membunuh Lebih 100.000 Warga Brazil

Internasional

Akibat Presiden Jair Bolsonaro meremehkan pandemi ini.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...